Lancarkan Arus Mudik, Jalan Lingsel Sukabumi Dibuka

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI – Jalan lingkar selatan (Lingsel) sepanjang 6,9 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi akan dibuka pada H-3 lebaran.

Pembukaan jalan untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang biasanya terjadi di Cisaat, Kabupaten Sukabumi, hingga ke arah Kota Sukabumi.

“Sebenarnya, jalan Lingsel belum tuntas karena pengerjaanya baru 81 persen,” ujar Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi, Dinas Bina Marga Jabar, Yeyet Hudayat, saat di temui di pintu masuk jalan Lingsel di Kecamatan Cisaat, Senin (13/8).

Jalan Lingsel baru akan selesai pengerjaannya pada November 2012 mendatang. Namun, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sukabumi telah meminta agar jalan dibuka dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran.

Yeyet mengatakan, Dinas Bina Marga Jabar membolehkan untuk membuka jalan dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya jalan Lingsel tidak digunakan pada malam hari karena kondisi jalan belum dilengkapi sarana penerangan.

Lebih lanjut Yeyet mengungkapkan, dari 6,9 kilometer jalan Lingsel sebanyak 1,5 kilometer di antarannya telah di-hotmix. Sementara sebanyak 4,5 kilometer jalan lainnya masih dalam keadaan agregat dan sudah diberi aspal. Sedangkan sisa jalan Lingsel sekitar 900 meter masih dalam kondisi agregat.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi, mengaku telah mengantongi izin untuk membuka jalan Lingsel sejak H-7 lebaran. Namun, karena ada sejumlah pengerjaan yang belum tuntas, maka pengoperasiannya baru dilakukan pada Kamis (16/8) mendatang.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.