Lancarkan Perang Urat Syaraf, Indra Sjafri Bongkar Borok Shin Tae-yong

Bola.com, Jakarta - Telinga Indra Sjafri memanas. Mendengar dan membaca cerita Shin Tae-yong, Direktur Teknik PSSI itu naik pitam.

Kepada media Korea Selatan, Joins dan Naver, Shin Tae-yong, menceritakan kondisinya selama melatih Timnas Indonesia. Baru berjalan beberapa bulan, pria berusia 51 itu telah menemui beberapa kejanggalan. Nama Indra Sjafri dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, disebut-sebut dalam wawancara tersebut.

Indra Sjafri tidak menerima segala tuduhan dari Shin Tae-yong. Mulai dari kabar mangkir, pergi tanpa pamit, dan dianggap mengatur pemilihan pemain untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Gantian, Indra Sjafri balik menyerang Shin Tae-yong. Ibarat counter attack, borok pelatih asal Korea Selatan itu dikuliti. Menariknya, PSSI malah menyediakan sarana perang urat syaraf ini melalui laman resminya.

"Kami awalnya menghormati Shin Tae-yong, tapi lama-lama yang bersangkutan bersikap seenaknya sendiri," ujar Indra Sjafri dinukil dari laman PSSI.

"Dalam rapat yang dibuka oleh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, Shin Tae-yong tampak seenaknya rapat sambil mengemudikan mobil menggunakan ponsel kecil. Sementara pengurus PSSI mengikuti rapat dengan serius di tempat duduk masing-masing," jelasnya.

Shin Tae-yong Dianggap Tidak Profesional

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, didampingi Indra Sjafri, saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ic

Khusus soal rapat, PSSI kembali menjadwalkan pertemuan virtual dengan Shin Tae-yong pada pekan ini. Namun, arsitek berusia 49 tahun itu diklaim menolaknya.

"Alasannya, dia ada janji untuk melihat resort. Ini menunjukkan bahwa dia tidak profesional," terang Indra Sjafri.

"Apalagi, dia tetap kami gaji sangat besar. Meski selama pandemi COVID-19 dipotong 50 persen. Ini kok diajak rapat susah sekali," tuturnya.

Video