Lancarkan Produksi di Musim Tanam, Kementan Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Jawa Timur

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap ketersediaan pupuk bersubsidi mendukung petani untuk meningkatkan produksinya. Berkaitan dengan hal tersebut, para petani di Jawa Timur pun lebih tenang karena saat musim tanam, mereka mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Pemerintah akan terus berusaha agar program bantuan pupuk bersubsidi bisa tersedia sebelum musim tanam. Sebab, pemerintah juga menargetkan produksi pertanian meningkat, sehingga program ini tepat sasaran dan ketahanan pangan juga terjaga," katanya, Selasa (30/3).

Hal senada disampaikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy.

Ditambahkan Sarwo Edhy, pupuk bersubsidi tidak hanya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan produktivitas.

"Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri menargetkan peningkatan produksi dan ketahanan pangan pada musim tanam April mendatang.

Sementara untuk alokasi pupuk bersubsidi di tahun 2021, di Jatim ada dua jenis. Yaitu pupuk granul sebanyak 2.287.214 ton dan pupuk cair 517.609 ton.

"Untuk semua kab/kota sudah ada alokasi masing-masing. Stok pupuk bersubsidi granul bulan Januari sampai dengan Februari 2021 sebanyak 503.202 ton dan baru terserap 269.147 ton," jelas Hadi.

Jumlah itu mencapai 53,49 per dari stok atau 11,76 persen dari alokasi.

Sedangkan untuk penyerapan pupuk subsidi granul bulan Januari dari stok 274.466 ton terserap 122.973 ton atau 44,80 persen, dan bulan Februari dari stok 228.736 ton terserap 146.174 ton atau 63,91 persen.

(*)