Langgar Perda KTR, 31 Perokok di Lingkungan Sekolah Terancam 3 Bulan Penjara

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, menangkap tangan 31 warga sedang merokok di lingkungan sekolah. Sidak ini menjadi bagian penegakan peraturan daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2016 tentang kawasan tanpa rokok (KTR).

Kepala Seksie Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Tangsel, Muksin Al Fachri mengungkapkan, operasi penegakan perda kali itu, dilakukan tim Satpol PP Tangsel terhadap sekolah-sekolah di Tangsel.

"Operasi Perda KTR ini kami lakukan terhadap sekolah SD, SMP, SMA, SMK, MI, MTS dan MA, negeri dan swasta yang ada di Tangsel," kata Muksin dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022).

Razia kali itu menyasar 13 sekolah dan ditemukan dugaan adanya 31 orang pelanggar yang kedapatan merokok di kawasan belajar mengajar di sekolah.

"Bagi para pelanggar akan dikenakan ancaman sanksi pidana kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp2,5 juta sebagaimana pasal 20 juncto pasal 10 Perda nomor 4 tahun 2016 tentang kawasan tanpa rokok (KTR). Selanjutnya, akan dilakukan proses sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang besok Kamis," jelasnya.

Dengan masih banyaknya warga sekolah yang melanggar Perda KTR, pihak Satpol PP Tangsel meminta kepada pihak sekolah agar melarang para warga sekolah merokok di lingkungan sekolah.

"Kami memberitahukan kepada kepala sekolah agar tidak terjadi lagi atau membiarkan baik guru, pegawai administrasi, petugas kebersihan atau keamanan sekolah yang merokok di kawasan sekolah. Kami memperingatkan untuk tidak ada aktivitas merokok di kawasan sekolah. Mulai tahun ini, kami berlakukan bagi pelanggar dilakukan sidang tipiring," kata dia.

[ray]