Langka, Sengatan Lebah Bunuh 63 Penguin Berstatus Punah di Afrika Selatan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Afrika Selatan Sekawanan lebah telah membunuh setidaknya 63 penguin Afrika yang terancam punah di pantai luar Cape Town, kata Yayasan Konservasi Burung Pesisir Afrika Selatan.

Penguin yang telah dilindungi itu ditemukan mati di Simon's Town, rumah bagi koloni penguin di sebuah kota kecil di dekat Cape Town, dan segera diambil untuk proses autopsi mayat penguin.

"Setelah melakukan tes, kami menemukan sengatan lebah di sekitar mata penguin," kata David Roberts, dokter hewan klinis yayasan tersebut, pada hari Minggu.

"Ini merupakan kejadian yang sangat langka, Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi."

"Ada juga beberapa lebah yang mati di tempat kejadian," katanya kepada AFP melalui telepon.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hasil Postmortem Penguin

(Unsplash.com/@tup_s)
(Unsplash.com/@tup_s)

Area kawasan ini merupakan taman nasional dan lebah madu 'Cape' ini merupakan bagian dari ekosistem.

"Penguin.. tidak boleh mati begitu saja karena mereka sudah dalam bahaya kepunahan. Mereka adalah spesies yang dilindungi," kata Roberts.

Taman Nasional Afrika Selatan mengatakan sampel juga telah dikirim untuk pengujian penyakit dan toksikologi.

"Tidak ada luka fisik eksternal yang ditemukan," kata pernyataan penjaga taman.

Hasil postmortem menunjukkan semua penguin memiliki beberapa sengatan lebah.

Penguin Afrika, yang menghuni pantai dan pulau-pulau di Afrika Selatan termasuk ke dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature, yang berarti mereka tengah menghadapi risiko kepunahan yang tinggi.

Penulis : Azarine Natazia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel