Langkah-langkah memulai bisnis "online" di tengah pandemi

Suryanto
·Bacaan 2 menit

Pandemi virus corona mengharuskan masyarakat untuk menggunakan teknologi demi membantu kegiatan sehari-hari mereka.

Salah satu cara yang bisa dicoba di tengah pandemi ini adalah membuka toko secara online, namun ada kalanya terbentur kebingungan ingin membuka usaha apa yang bisa dilakukan secara online.

Merchant Education Senior Lead Tokopedia, Pipit Indrawati, membagikan tiga hal utama dalam membuka bisnis di tengah pandemi ini.

Pertama, tentu calon pelaku usaha harus punya produk yang akan dijual, ia bisa membuat produk sendiri atau mengambil barang dari tempat lain lalu menjualnya kembali (reseller).

Baca juga: Tips promosi produk online lewat Instagram

"Misalnya, selama pandemi ini banyak yang menjual hand sanitizer dan masker," kata Pipit.

Setelah memiliki produk, buka toko di marketplace. Berjualan di marketplace menawarkan berbagai kemudahan bagi orang yang baru memulai bisnis, salah satunya kemudahan untuk membuka toko dan memamerkan produk yang dijual.

Langkah ketiga, pelaku usaha mencari cara untuk mengembangkan merk atau branding, demi menjaga keberlangsungan bisnis jangka panjang dan memiliki daya saing di pasar.

Urusan membuka toko online pun tidak bisa dianggap sepele, pelaku usaha harus membuat halaman produk yang menarik agar pembeli tertarik mengklik dan membeli produk-produk yang dijual.

Halaman produk berfungsi layaknya etalase di toko fisik, Pipit menyarankan untuk mengunggah foto-foto yang terbaik dan menunjukkan keunggulan produk agar konsumen tertarik mengklik.

Baca juga: Kominfo giat bangun infrastruktur telekomunikasi demi bantu UMKM

Setelah mengunggah foto, berikan nama produk yang lengkap dengan rumus jenis/kategori produk + merk + keterangan, misalnya alpukat mentega (jenis/kategori produk) jumbo (keterangan ukuran).

Selain memberi nama produk yang lengkap, berikan deskripsi selengkap mungkin untuk meyakinkan pembeli, dapat berupa informasi kelengkapan produk, garansi dan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Jika sudah mengunggah produk, berikan layanan pengiriman selengkap mungkin, yang sesuai dengan produk yang dijual. Jika menjual produk makanan segar seperti sayur dan buah, berikan pengiriman dengan kurir instant untuk menjaga kualitas produk.

Nyalakan juga asuransi produk untuk menjamin keutuhan produk ke tangan konsumen.

Baca juga: Kualitas foto pengaruhi jualan "online", begini cara agar produk laku

Setelah membuka toko online, lakukan pemasaran produk dengan menggunakan fitur gratis maupun berbayar yang disediakan platform.

Membuka toko secara online bukan hanya soal transaksi jual-beli, namun juga soal pelayanan kepada konsumen.

Pelaku usaha bisa membuat kemasan yang menarik untuk produk agar konsumen merasa senang dan semakin tertarik dengan produk ketika barang sampai, misalnya buat kotak kemasan yang menarik atau menyertakan kartu ucapan di kemasan.

Berikan juga pelayanan yang berkesan bagi konsumen, misalnya dengan menjalin komunikasi dan cepat ketika membalas chat dari konsumen.

Baca juga: Kominfo apresiasi platform digital dorong perkembangan UMKM

Baca juga: UMKM andalkan platform digital untuk bertahan di saat pandemi