Langkah Taktis Pemkab Luwu Utara agar Terhindar dari Zona Merah Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Luwu Utara - Meski terbilang daerahnya masih kategori zona oranye, namun bukan berarti Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Pemkab Lutra) berdiam diri dalam hal penanganan serta pencegahan Covid-19.

Pemkab Lutra melalui Satgas Covid-19, terus berupaya agar Kabupaten Lutra tak masuk dalam kategori zona merah dengan menggencarkan tes usap atau swab secara masif.

"Kita berupaya Lutra malah berstatus zona hijau. Sehingga kita lakukan tes swab massal di seluruh perkantoran. Kantor Kabupaten, Kecamatan hingga Kantor Desa. Kegiatan swab massal kita gelar sejak 26 Oktober 2020," kata Jubir Satgas Covid-19, I Komang Krisna, Kamis 5 November 2020, di Masamba, Kabupaten Lutra.

Ia mengakui jika kegiatan tes swab massal yang masih berlangsung tersebut, masih jauh dari ekspektasi yang diharapkan oleh Satgas Covid-19. Dimana dari target 3.000 pegawai, hingga Kamis 5 November 2020, baru sekitar 472 pegawai organik maupun non organik mengikuti tes swab yang dilakukan oleh Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan.

Meski demikian, Satgas Penanganan Covid-19 Luwu Utara tidak henti-hentinya terus mengimbau pegawai dengan kesadaran sendiri agar mau secara sukarela untuk diswab.

“Karena jika testing kita rendah pasti akan berdampak pada zonasi Luwu Utara. Kita akan masuk ke zona merah. Apalagi Luwu Utara sudah 10 pekan berada di zona orange,” terang Komang.

Ia menjelaskan, kegiatan swab massal semata bertujuan untuk menurunkan angka positif rate (Pr) dan reproduksi efektif (Rt) Covid 19. Sehingga pihaknya memohon kepada semua pegawai pada setiap perangkat daerah bersedia dan secara sukarela untuk mengikuti tes swab demi kesehatan bersama.

"Silahkan ke Posko TGC. Swab massal ini kita lanjutkan di posko tersebut," tutur Komang.

Ia membeberkan hasil tes swab massal yang dilaksanakan hingga Kamis 5 November 2020, dari total 472 orang yang mengikuti tes swab, 5 orang diantaranya telah terkonfirmasi positif Covid-19, masing-masing seorang di Dinas Kesehatan, 2 orang di Dinas Ketahanan Pangan (2) serta 2 orang lagi di Kantor Kecamatan Malangke. Sementara untuk jumlah total kasus positif Covid-19 di Luwu Utara telah mencapai 351 orang yang rinciannya 309 orang dinyatakan telah sembuh, 24 orang dikarantina serta 18 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Dan saat ini malah terdapat penambahan angka sebanyak 8 kasus. Masamba 6 kasus, Baebunta satu kasus dan di Sukamaju juga satu kasus," Komang menandaskan.

Simak juga video pilihan berikut ini: