Langkah yang Dilakukan Orang Tua jika Anak Tak Sengaja Telan Benda Asing

Merdeka.com - Merdeka.com - Anak-anak sering kali tertelan benda asing seperti koin, mainan, magnet dan baterai tanpa disengaja atau istilah medisnya Corpus Alienum. Meski sekitar 80-90 persen benda asing yang tertelan itu akan keluar dengan sendirinya melalui saluran cerna dan sedikit kasus yang butuh tindakan operasi, hal itu tentu saja membuat panik orang tua.

Beberapa benda asing menjadi berbahaya apabila menyumbat saluran yang lebih kecil, seperti saluran kerongkongan, apalagi pada anak-anak. Atau bila bendanya tajam bisa menyebabkan luka dan pendarahan. Sehingga, penting untuk orang tua ketahui kapan harus segera mencari pertolongan medis.

dr. Eva Jeumpa Soelaeman Sp.A(K), Spesialis Anak Konsultan Hati dan Saluran Cerna (Gastroenterohepatologi) Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan pada kasus anak menelan benda asing, dokter akan melakukan pemeriksaan baik fisik maupun pemeriksaan penunjang apabila diperlukan.

"Nanti dokter akan memutuskan apakah anak cukup diawasi saja sampai benda asing keluar dengan sendirinya, ataukah sampai harus dilakukan tindakan invasif seperti operasi atau pengambilan dengan alat, salah satunya dengan endoskopi saluran cerna," kata dr. Eva, Jumat (5/8).

Studi menunjukkan, lanjut dia, tindakan pengambilan benda asing dengan endoskopi memberikan hasil yang baik dengan tingkat kesuksesan di atas 95 persen dan komplikasi yang minimal.

"Endoskopi dilakukan dengan memasukkan alat berbentuk selang yang dilengkapi dengan kamera dan senter pada bagian ujungnya, untuk melihat organ bagian dalam bisa dilakukan untuk membantu menangani kasus anak yang tak sengaja menelan benda asing," jelas dia.

Sementara itu, Dr. Amalia Evianti Sp.Rad(K), Konsultan Radiologi Anak mengatakan bahwa pasien anak memerlukan perlakuan khusus supaya mereka bisa tenang dan rileks sebelum pemeriksaan supaya kita mendapatkan gambar yang bagus. Jadi penegakan diagnosisnya bisa optimal.

"Mayapada Hospital Kuningan diketahui pernah menangani pasien balita berusia 4 tahun 10 bulan menelan uang koin 1.000 rupiah. Dikarenakan koin berukuran besar dan sudah lebih dari empat jam belum ada tanda koin berhasil dikeluarkan melalui BAB," jelas dia.

Dr. Sastiono, Sp.B SubspPed(k), Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Anak Mayapada Hospital Kuningan membagikan cara yang dilakukan orang tua jika diketahui anaknya menelan benda asing.

"Pertama, cari tahu kemungkinan benda asing apa yang tertelan oleh anak. Kedua, cek kondisi anak apakah mengalami gejala akut. Ketiga, berikan informasi sedetail mungkin kepada dokter," tutur dia. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel