Lanjutan Shopee Liga 1 Belum Jelas, Madura United Tidak Berdaya untuk Menahan Syahrian Abimanyu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Syahrian Abimanyu resmi meninggalkan Madura United setelah pemain berusia 21 tahun itu diumumkan menjadi rekrutan baru klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT), Rabu (23/12/2020). Direktur Madura United, Haruna Soemitro, mengaku tak punya pilihan selain melepas pemain berlabel Timnas Indonesia itu.

Syahrian Abimanyu telah resmi diumumkan menjadi bagian dari JDT. Ternyata, Madura United tidak sempat bernegosiasi terkait perekrutan pemain Timnas Indonesia U-22 itu.

Alasannya, durasi kontrak pemain yang karib disapa Abi itu bersama Madura United telah berakhir sehingga JDT mengirimkan tawaran kontrak untuknya. Madura United tidak langsung memutuskan memperpanjang kontrak sang pemain lantaran masih menunggu kepastian dari PSSI dan PT LIB terkait kelanjutan kompetisi.

"Kontraknya bersama Madura United sudah berakhir sejak 9 Desember kemarin. Kami ingin memperpanjang kontraknya. Namun, nasib kompetisi masih belum jelas kapan bakal dimulai," ujar Direktur Madura United, Haruna Soemitro, kepada Bola.com, Rabu (23/12/2020).

Klub berjulukan Laskar Sape Kerap itu tentu ingin mempertahankan Syahrian Abimanyu untuk musim yang baru. Namun, ketidakjelasan lanjutan Shopee Liga 1 membuat Madura United tidak bisa banyak bergerak memberikan tawaran perpanjangan kontrak.

"Dalam kontraknya tidak ada klausul apa pun untuk bisa menahan pemain ketika kontraknya bersama Madura United sudah berakhir. Itu juga termasuk Abi. Sekarang sudah selesai semua," ujar Haruna.

Proyeksi Pemain Masa Depan

Johor Darul Ta'zim berencana untuk langsung meminjamkan Syahrian Abimanyu ke klub luar negeri karena dianggap sebagai investasi jangka panjang. (dok. Johor Darul Ta'zim)
Johor Darul Ta'zim berencana untuk langsung meminjamkan Syahrian Abimanyu ke klub luar negeri karena dianggap sebagai investasi jangka panjang. (dok. Johor Darul Ta'zim)

Abi sebenarnya merupakan pemain yang diproyeksikan untuk menjadi andalan Madura United di masa depan. Sebab, dia mampu memberikan performa yang impresif selama berseragam Laskar Sape Kerap sejak 2019.

Bersama Madura United pula Abi bekerjasama dengan ayahnya, Rasiman, yang berstatus sebagai asisten pelatih. Selama dua musim di Madura United, pemain kelahiran Banjarnegara itu telah membukukan 20 penampilan di Liga 1.

Sebelumnya, JDT telah mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan salah satu pemain asal Indonesia. PSSI juga memilih bungkam karena JDT yang akan membuat perkenalan sendiri.

Keputusannya bergabung JDT membuat Abi menjadi bahan perbincangan saat ini. Maklum, JDT adalah klub yang sukses di Malaysia dengan memenangi Malaysia Super League sebanyak tujuh kali berturut-turut sejak 2014 hingga 2020.

Video