Lanjutan Shopee Liga 1 pada Awal 2021 Tetap Tanpa Degradasi

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Shopee Liga 1 musim 2020/2021 masih berstatus kompetisi luar biasa. PT Liga Indonesia Baru (LIB) tetap mengikuti perintah PSSI untuk menghapuskan degradasi.

"Keputusan tanpa degradasi ini hasil dari rapat PSSI. Kami harus memaklumi kondisi saat ini yang masih belum normal," ujar Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Keputusan untuk meniadakan degradasi telah ditetapkan sebelum Shopee Liga 1 ditunda hingga Februari 2021. PT LIB beralasan kompetisi akan berjalan di tengah pandemi COVID-19 sehingga para peserta kemungkinan tidak bermain maksimal.

"Waktu itu pertimbangannya khawatir ada klub yang pemainnya terpapar COVID-19 dan menurunkan kualitas. Kalau kondisinya begitu kompetisi jadi tidak fair," jelas Lukita.

"Namun, pemain dan klub seharusnya tidak berpikir seperti itu. Untuk pemain, kalau dia bermain bagus, bisa diincar klub yang lebih bagus," tutur alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Kompetisi tanpa degradasi membuat tiga tim terbawah tidak akan turun kasta ke Liga 2. Gengsi Shopee Liga 1 diyakini akan menurun sebab hanya segelintir tim yang bisa bersaing meraih gelar juara.

Kenapa Melanjutkan, bukan Memulai Kompetisi Baru?

Shopee Liga 1 - Logo Klub (Bola.com/Adreanus Titus)
Shopee Liga 1 - Logo Klub (Bola.com/Adreanus Titus)

Keputusan PT LIB untuk melanjutkan Shopee Liga 1, tidak memulai musim baru, mendapatkan pertanyaan dari berbagai pihak. Lukita mengaku pihaknya hanya mematuhi arahan PSSI.

"Perintah dari PSSI kepada kami untuk melanjutkan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI. Opsi lain? Kalau boleh memilih, kami ingin mempertimbangkan opsi lain. Tapi, saat ini kami menjalankan perintah dari PSSI," terang Lukita.

"Opsinya cuma satu, melanjutkan musim 2020. Kami mulai membangun komunikasi dengan klub. Saya mau mengayomi dan melayani mereka melalui pendekatan secara personal ke 18 klub Shopee Liga 1 dan 24 klub Liga 2," ujar Lukita.

Video