Lantamal Ambon vaksin 8.923 orang dalam empat bulan terakhir

Tim vaksinasi Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon mencatat telah memberikan vaksin kepada 8.923 warga di Kota dan Pulau Ambon dalam kurun empat bulan terakhir.

"Sebanyak 8.923 warga berhasil divaksin melalui program serbuan vaksinasi maritim yang digelar di berbagai tempat sejak Januari 2022," kata Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, di Ambon, Kamis.

Baca juga: Lantamal Ambon gelar vaksinasi di jalur mudik Lebaran

Menurut dia, anggota dan keluarga Lantamal IX Ambon juga termasuk dalam jumlah warga yang telah divaksin, baik untuk dosis lengkap (dosis pertama dan kedua) maupun dosis penguat atau booster.

Ia mengatakan, hingga menjelang berakhirnya Bulan Suci Ramadhan pihaknya masih terus menggelar serbuan vaksinasi keliling, terutama di beberapa pusat perbelanjaan modern, pelabuhan laut, bandara hingga desa pesisir.

Baca juga: Lantamal IX gencarkan vaksinasi di Maluku Tengah karena masih rendah

"Kami akan terus mengintensifkan serbuan vaksinasi demi meningkatkan kekebalan kelompok dan melindungi masyarakat dari kemungkinan terpapar COVID-19," ujarnya.

Menurut dia, juru vaksin juga menggelar vaksinasi rutin di Rumkital dr. FX. Suhardjo, kompleks Lantamal IX Halong, Kota Ambon, Kamis. Tercatat 45 warga berusia 18-55 maupun lanjut usia ikut divaksin di posko induk itu. Kebanyakan warga datang untuk disuntik vaksin dosis kedua dan dosis penguat (booster).

Baca juga: Serbuan vaksinasi COVID-19 maritim gunakan armada kapal perang

"Prinsipnya serbuan vaksinasi maritim ini akan terus digelar di berbagai tempat melalui kerja sama dengan berbagai komponen masyarakat hingga pandemi ini dinyatakan berakhir," ujarnya.

Dia juga mengingatkan warga yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya sehingga baik diri sendiri maupun keluarga terhindar dari virus tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel