Lantamal IX gencarkan vaksinasi di Maluku Tengah karena masih rendah

·Bacaan 2 menit

Lantamal IX Ambon terus menggencarkan serbuan vaksinasi masyarakat maritim di kabupaten Maluku Tengah, provinsi Maluku, mengingat capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah itu tergolong terendah dibanding 10 kabupaten/kota di Maluku.

"Capaian vaksinasi di Maluku Tengah masih sangat rendah dan belum mencapai 70 persen dari target 332.537 jiwa," kata Komadan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, di Ambon, Sabtu.

Pihaknya pada Sabtu menerjunkan 10 juru vaksinasi dari Rumkital dr. FX Suhardjo untuk melakukan vaksinasi di Dusun Mamokeng, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Maluku Tengah.

Sebanyak 100 orang warga ditargetkan dalam serbuan vaksinasi tersebut. Tercatat dalam sepekan terakhir Lantamal IX Ambon telah menggelar tiga kali serbuan vaksinasi di Negeri Tulehu mengingat di desa tersebut terdapat pelabuhan antarpulau yang menghubungkan daerah di Pulau Haruku, Saparua dan Pulau Seram dan beraktivitas setiap hari.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 massal ibu hamil mulai digelar di Ambon

Baca juga: Laut Arafuru pun diarungi demi mengemban misi vaksinasi

Vaksinator Rumkital dr. FX Suhardjo, Lantamal IX Ambon menyuntik vaksin kepada seorang warga di dusun Mamokeng, Negeri Tulehu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (15/1/2022). (HO/Dispen Lantamal IX)
Vaksinator Rumkital dr. FX Suhardjo, Lantamal IX Ambon menyuntik vaksin kepada seorang warga di dusun Mamokeng, Negeri Tulehu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (15/1/2022). (HO/Dispen Lantamal IX)

"Kami bertekad mendukung dan menyukseskan program pemerintah menuntaskan vaksinasi menuju Maluku sehat," katanya.

Dia mengakui daerah-daerah yang belum mencapai target dan sulit dijangkau program vaksinasi menjadi perhatian Lantamal IX untuk terus melakukan serbuan vaksinasi.

Selain itu program vaksinasi massal juga kepada anak berusia 6 - 11 tahun yang diprogramkan Pemkot Ambon dengan menggelar vaksinasi di beberapa sekolah dasar di ibu kota provinsi Maluku itu dan berakhir pada Jumat (14/1).

Lantamal IX juga memiliki tugas mengawasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat sekaligus juga memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan COVID-19, termasuk mengajak warga untuk melakukan vaksinasi.*

Baca juga: Polri pastikan anggota Brimob Maluku meninggal bukan akibat vaksin

Baca juga: Satgas COVID-19 tunda distribusi vaksin ke 10 daerah di Maluku

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel