Lanudal Jakarta memasyarakatkan penerbangan TNI AL kepada tokoh agama

Komandan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Jakarta Letkol Laut (P) Sugiran memasyarakatkan penerbangan TNI Angkatan Laut (AL) kepada tokoh agama dan warga di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Sugiran mendatangi salah satu tokoh agama KH Hasan Musthofi dan masyarakat di sekitar Jalan Kayu Putih RT 004/001 Kelurahan Pondok Cabe Udik Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Kegiatan ini dilakukan guna mempererat tali silahturahmi antara Lanudal Jakarta dengan tokoh agama wilayah setempat," kata Sugiran melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Selain untuk mempererat tali silahturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan sinergitas yang baik antara TNI dengan tokoh agama.

Pada kesempatan itu, Sugiran menjelaskan TNI Angkatan Laut tidak hanya memiliki kapal perang, tetapi juga memiliki pesawat udara sebagai kepanjangan mata dari kapal perang Republik Indonesia atau KRI.

Lanudal Jakarta merupakan salah satu pangkalan Udara TNI AL yang bermarkas di Pondok Cabe sebagai salah satu satuan kerja di bawah jajaran Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) yang memiliki fungsi dan tugas pokok menyelenggarakan dukungan administrasi, logistik beserta sarana dan prasarana bagi pesawat udara TNI Angkatan Laut yang beroperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: 150 prajurit Yontaifib 1 berlatih terjun tempur di Lanudal Pondok Cabe
Baca juga: Puspenerbal miliki pesawat latih Baron G-58

KH Hasan Musthofi yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel itu berpesan agar jajaran Lanudal Jakarta senantiasa menjalin komunikasi dan sinergitas guna mendukung keamanan masyarakat di sekitar Pondok Cabe.

"Laksanakan tugas sesuai tupoksi maupun SOP masing-masing instansi dan harus konsisten dalam melaksanakan tugas," tutur KH Hasan.

Tokoh agama itu juga mengingatkan seluruh komponen Lanudal Jakarta berpegang teguh pepatah "di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung". Artinya beradaptasi terhadap adat masyarakat setempat.

KH Hasan menambahkan Lanudal Jakarta harus mampu berada di seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun keutuhan dan keamanan negara.

Saat menemui KH Hasan, Danlanudal Jakarta didampingi Pasops Kapten Laut (P) M Alfat, Pgs. Pasminlog Lettu Laut (P) Asep Tariadi, anggota PAM Peltu Tri Joko Hery dan anggota Pomal Serka POM Aris Kuat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel