Lapangan Pendukung Stadion Manahan untuk Piala Dunia U-20 Mulai Dibenahi

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Pemerintah Kota Solo kembali melakukan persiapan untuk menyambut Piala Dunia U-20 2021. Jika pasti digelar, pesta sepak bola dunia di bawah 20 tahun itu tinggal enam bulan lagi.

Progres terkini di Kota Solo adalah pembenahan beberapa lapangan pendukung yang akan digunakan sebagai tempat latihan. Selain Stadion Manahan yang menjadi venue utama, ada empat lapangan lain untuk latihan.

Solo menyiapkan empat lapangan latihan antara lain Stadion Sriwedari, lapangan Kottabarat, lapangan Banyuanyar, dan Lapangan Sriwaru. Pemkot Surakarta sudah mulai membenahi untuk lapangan Kottabarat dengan mengganti rumput lapangan.

Beberapa alat berat seperti kendaraan back hoe terlihat telah mengeruk lapangan di Kottabarat, dan bakal diganti dengan rumput baru. Pembenahan lapangan lain ikut dilakukan serentak, termasuk Stadion Sriwedari yang merupakan bangunan cagar budaya (BCB).

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menerangkan, anggaran untuk empat lapangan pendukung yang sedang direnovasi berasal dari APBN melalui Kementerian PUPR. Selain itu, rumput lapangan, ruang ganti, dan lampu penerangan juga mulai dikerjakan.

"Semua lapangan pendukung sudah mulai dikerjakan. Rencana besok akan ada penandatanganan kontrak dengan Kementerian PUPR untuk renovasi semua yang akan menjadi lapangan pendukung," kata Hadi Rudyatmo, Kamis (5/11/2020).

"Sriwedari yang perlu hati-hati saat renovasi karena masuk BCB. Kalau lapangan pendukung lainnya tidak ada persoalan. Pengerjaan akan selesai menjelang perhelatan Piala Dunia U-20," bebernya.

Dukungan

Presiden Indonesia, Joko Widodo, saat meresmikan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020). Stadion tersebut merupakan salah satu calon veneu di Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. (Dokumentasi PSSI)
Presiden Indonesia, Joko Widodo, saat meresmikan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020). Stadion tersebut merupakan salah satu calon veneu di Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. (Dokumentasi PSSI)

Kota Solo menjadi bagian dari enam tuan rumah Piala Dunia U-20 bulan Mei 2021 mendatang. Bersama dengan Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten Dipta Bali.

Orang nomor satu di kota Bengawan turut berpesan agar masyarakat mendukung kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Solo. Setidaknya ikut membuat sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi Indonesia di kancah sepak bola dunia.

"Masyarakat dan suporter saya harapkan bisa memberikan dukungan positif. Jangan sampai ada membuat kegaduhan, sehingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Solo berjalan sukses," tegas sang Wali Kota.

Namun, ada kabar buruk Piala Dunia U-20 2021 tidak jadi digelar pada tahun depan. Pasalnya, AFC tidak mencantumkan turnamen ini ke kalender kompetisi untuk 2021.

Agenda Piala Dunia U-20 2021 menghilang dari kalender kompetisi AFC untuk 2021 yang diperbarui pada 25 September 2020. Selain itu, jadwal baru untuk Piala AFC U-19 2020 juga tidak ditemukan dalam daftar tersebut.