Lapas Kerobokan Bali ricuh, antarnapi saling serang

MERDEKA.COM, Kericuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan Bali, Selasa (13/1). Akibatnya, satu orang narapidana mengalami luka-luka.

Keributan itu dipicu pertengkaran dua orang napi kasus narkotika yang menghuni Blok C dan F. Namun masalah itu lantas berkembang menjadi keributan yang melibatkan puluhan napi kedua blok saat mereka bertemu di lapangan dan ruang besuk.

Petugas Lapas yang turun menghalau keributan berhasil melerai keributan itu hingga tidak berlanjut pada kerusuhan seperti beberapa waktu lalu. "Napi kedua blok sudah kami panggil dan mereka sepakat untuk berdamai," kata Kalapas Kerobokan Gusti Ngurah Wiratna.

Menurut dia, keributan seperti itu sangat wajar mengingat Lapas saat ini dihuni 1.002 napi dan tahanan dari kapasitas 323 orang. Dari jumlah itu, 54 persen di antaranya merupakan napi kasus narkotika.

"Sedangkan jumlah petugas kami yang berjaga hanya 14 orang, itu pun dengan asumsi masuk semua," imbuh Wiratna.

Akhir Februari lalu, Lapas Kerobokan pernah dilanda kerusuhan hebat hingga sejumlah fasilitas seperti perkantoran, ruang besuk dan sejumlah blok hancur dan terbakar. "Rehabilitasi kompleks Lapas pasca kerusuhan saat ini masih dilakukan dan progresnya baru sekitar 10 persen," ungkap Wiratna.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.