Lapas Rajabasa gagalkan pengiriman ganja melalui makanan sotong

·Bacaan 1 menit

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandarlampung mengagalkan pengiriman narkotika jenis ganja melalui makanan sotong ke dalam lapas.

"Ganja sebanyak empat bungkus dengan berat sekitar 280 gram tersebut dimasukkan dalam makanan jenis sotong (sejenis cumi-cumi, red.)," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Rajabasa Maizar di Bandarlampung, Kamis.

Disebutkan pula ganja tersebut dikirim oleh pria berinisial B sekitar pukul 12.30 WIB. Saat digagalkan oleh petugas pintu utama, B mengaku seorang tukang ojek pangkalan.

"Pas petugas periksa makanan, curiga kok keras. Akhirnya kami hubungi pihak Polresta Bandarlampung untuk mengecek. Saat dicek ternyata barang jenis ganja yang dimasukkan ke dalam makanan jenis sotong," kata dia.

Maizar menambahkan bahwa B mengirimkan makanan untuk sotong dan roti untuk dua warga binaan berinisial T dan P yang berada di dalam. Saat di interogasi, T dan P mengaku dari D.

"Cuma ganjanya ada di sotong. Untuk dilakukan pendalaman, kemudian tiga warga binaan dari lapas inisial T, P, dan D serta pengirim inisial B langsung dibawa pihak kepolisian," katanya.

Baca juga: Narapidana Lapas Rajabasa kendalikan pengiriman 248,057 kg ganja

Baca juga: Lapas Rajabasa tidak terima kunjungan keluarga untuk cegah COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel