Lapor ke Jokowi, Menpora: Kesiapan PON Papua Sudah 90 Persen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali mengatakan persiapan sarana dan prasarana untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua sudah mencapai 90 persen. Menurut dia, saat ini proses pengerjaan hanya tinggal mengisi peralatan di venue dan tempat penginapan.

"Secara keseluruhan bahwa kesiapan dari prasarana itu sudah sekitar 90-an persen, yang tersisa adalah melakukan finishing dan juga pengisian peralatan atau perlengkapan di dalam baik itu tempat-tempat penginapan atau akomodasi maupun venue," kata Amali usai rapat bersama Presiden Jokowi sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7/2021).

"Misalnya, harus ada segera kita masukkan AC, water heater, tempat tidur dan sebagainya. Itu menjadi tanggung jawab dari PP PON dan yang lain-lainnya," sambungnya.

Sementara itu, Lois mengatakan peralatan pertandingan saat ini masih proses distribusi. Namun, Amali memastikan bahwa seluruh peralatan untuk pertandingan sudah tersedia dan terpasang pada Agustus 2021.

"Dipastikan pada akhir agustus semuanya sudah ada di Papua bahkan sudah ada yang terpasang karena ada juga cabor-cabor (cabang olahraga) yang sudah melakukan test event," jelasnya.

Digelar Sesuai Jadwal

Drawa dan Kangpho merupakan hewan endemik Papua. (Liputan6.com/Katharina Janur)
Drawa dan Kangpho merupakan hewan endemik Papua. (Liputan6.com/Katharina Janur)

Amali menyampaikan bahwa PON Papua akan tetap digelar sesuai jadwal yakni, 2 sampai 15 Oktober 2021. PON Papua akan digelar di empat daerah yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

"Ada 37 cabor dan atlet 6.400-an lebih, kemudian officer 3.500-an lebih," ucapnya.

Sedangkan, Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) akan digelar di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura pada 2-15 November 2021 dengan menggunakan tempat bekas PON.

Nantinya, ada 12 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dengan diikuti 1.935 atlet dan 740 orang official.

"Untuk para atlet disabilitas kita tidak perlu membangun lagi fasilitas-fasilitas yang baru karena setelah penggunaan utk pon itu langsung bisa digunakan oleh para peserta Peparnas," ujar Amali.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel