Laporan: China Akan Jadi Ekonomi Terbesar Dunia pada 2017

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Hong Kong (ANTARA/Yonhap-0ANA) - China kemungkinan akan menjadi ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2017, menyalip kekuatan ekonomi Amerika Serikat, kata satu laporan menunjukkan pada Ahad.

Perusahaan jasa profesional PricewaterhouseCoopers (PWC) mengatakan dalam satu laporan bahwa produk domestik bruto China diukur pada paritas daya beli (PPP) dasar akan hampir mencapai 20 triliun dolar AS, melebihi angka di pihak AS.

Pada tahun 2030, tiga negara ekonomi terbesar secara PPP akan tercatat China dengan 30,6 triliun dolar AS, Amerika Serikat 23,4 trilyun dolar AS, dan India dengan 13,7 triliun dolar AS.

Saat ini Jepang yang berada di nomor tiga diproyeksikan akan jatuh ke tempat keempat dengan 5,8 triliun dolar AS.

Tingkat pertumbuhan China diharapkan dapat memenuhi target baru pemerintah tujuh persen untuk dekade saat ini, tetapi akan semakin menurun selama periode 2012-2050 saat ekonominya semakin matang, perusahaan mengatakan.

Penduduk lanjut usia yang berkembang cepat dan meningkatnya biaya tenaga kerja riil diharapkan akan melihat transisi China dari ekonomi yang berorientasikan ekspor menjadi lebih bersifat ekonomi yang dipacu oleh konsumsi, katanya.

Namun, pertumbuhan China diperkirakan akan tetap berada di sekitar tiga-empat persen per tahun bahkan dalam tahun 2040-an, masih di atas tingkat yang diproyeksikan untuk AS dan Eropa.

PWC mengatakan, perusahaan-perusahaan Barat cenderung melihat perubahan dalam cara mereka melakukan bisnis di wilayah itu dari waktu ke waktu dengan meningkatnya biaya yang mendorong banyak operasi produksi mereka keluar dari China untuk ekonomi lain yang lebih murah seperti Vietnam dan Indonesia.

Eksportir China akan menemukan diri mereka lebih bersaing atas dasar kualitas daripada harga di pasar ekspor utama mereka di AS dan Eropa, tambahnya.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...