Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Final dan Mengikat

Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Hadi Poernomo menegaskan bahwa setiap laporan hasil pemeriksaan BPK bersifat final dan mengikat (final and binding) sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 15 Tahun 2004, UU No. 15 Tahun 2006, dan Pasal 23 E UUD 1945.

"Laporan hasil pemeriksaan BPK adalah bersifat final dan mengikat," katanya dalam siaran pers Selasa.

Hadi mengatakan bahwa BPK melaksanakan tugas pemeriksaan berdasarkan amanah konstitusi dan perundang-undangan yang pelaksanaannya secara independen dengan selalu menjaga integritas dan menjunjung tinggi profesionalisme.

Ia menegaskan bahwa laporan hasil pemeriksaan BPK bersifat final dan mengikat. Dengan demikian, wajib ditindaklanjuti oleh pihak yang diperiksa (auditee).

Badan Pemeriksa Keuangan menyadari bahwa upaya memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara dengan mendorong pengelolaan keuangan negara yang terbuka dan transparan tersebut mustahil BPK sendiri yang melaksanakannya.

"Oleh karena itu, perlu sinergi antara BPK dan lembaga negara/instansi yang mengelola keuangan negara," katanya menandaskan.

Adapun tujuannya, kata dia, bersama-sama mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel, tanpa harus mencampuri tugas dan fungsi masing-masing. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.