Laporan Keuangan Semester I-2011: BRI Kantongi Laba Bersih Rp6,79 Triliun

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • DPR dukung sikap presiden gagalkan rencana akuisisi BTN

    DPR dukung sikap presiden gagalkan rencana akuisisi BTN

    Merdeka.com
    DPR dukung sikap presiden gagalkan rencana akuisisi BTN

    MERDEKA.COM. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui sekretariat kabinet yang meminta penundaan rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (BTN) oleh PT Bank Mandiri.Anggota DPR Komisi XI, Poempida Hidayatullah, justru khawatir, bila rencana ini diteruskan, karyawan BTN bakal jadi korban."Bagus sekali edaran itu. Terdapat ribuan karyawan BTN se-Indonesia yang berpotensi menganggur jika akuisisi ini dilakukan. Hal ini tidak sejalan …

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia TBK (BRI) mencatatkan laba setelah taksiran pajak sebesar Rp6,79 triliun per Juni 2011 atau naik 57,14% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Demikian disampaiakan Direktur Bisnis Kelembagaan BRI Asmawi Syam  di Jakarta, Jumat (29/7). Pada Triwulan II-2010, BRI meraup laba Rp4,32 triliun. "Pada posisi akhir Juni 2011 portofolio kredit Bank BRI tercatat sebesar Rp265,82 triliun meningkat Rp39,58 triliun atau tumbuh 17,49% dibanding periode yang sama 2010 Rp226,24 triliun dengan tingkat NPL net berada di level 1,02%," ujarnya.

Dijelaskan Asmawi, dari sisi pendanaan, BRI berhasil meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) menjadi sebesar Rp294,63 triliun pada posisi akhir Juni 2011 atau meningkat 15,06% dari periode yang sama 2010 Rp256,05 triliun.

"Yang menggembirakan, pertumbuhan dana tersebut didominasi oleh pertumbuhan tabungan yang mencapai 21,06%, yaitu dari Rp102,23 triliun di triwulan II 2010 menjadi Rp123,76 triliun di triwulan II-2011," ucapnya. Ia menambahkan pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pembukaan unit kerja baru, pemasaran, hingga pengembangan fitur produk.

Dengan pertumbuhan kredit dan pertumbuhan DPK, loan to deposit ratio (LDR) BRI pada akhir Juni 2011 mencapai 90,22% atau meningkat dari posisi akhir Juni 2010 yang sebesar 88,36%. "Hal ini menunjukkan BRI mampu menjalankan fungsi intermediary dengan baik," ucapnya.

Selain dari ekspansi kredit yang berkualitas, pertumbuhan laba juga didukung oleh petumbuhan fee based income yang mecapai 30% year on year. [cms]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...