Laporan Keuangan Semester I-2011: Laba Bersih Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Turun 45%

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

INILAH.COM, Jakarta - PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatatkan penurunan laba bersih 45% dari US$74,40 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$40,59 juta pada semester pertama 2011.

Demikian seperti dikutip dari laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/8). Pendapatan perseroan naik tipis sekitar 4,76% dari US$688,29 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$721,08 juta pada semester pertama 2011. Beban pokok penjualan naik dari US$549,74 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$586,92 juta pada semester pertama 2011.

Laba kotor perseroan turun dari US$138,54 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$134,15 juta pada semester pertama 2011. Beban usaha perseroan naik dari US$58,46 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$63,98 juta pada semester pertama 2011. Laba usaha perseroan turun dari US$80,08 juta pada semester pertama 2010 menjadi US$70,17 juta pada semester pertama 2011.

Kewajiban perseroan naik menjadi US$1,71 miliar pada semester pertama 2011 dari periode Desember US$1,65 miliar. Kas dan setara kas perseroan turun dari US$141,51 juta pada Desember 2010 menjadi US$141,48 juta pada Juni 2011. [cms]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...