Laporan Keuangan Semester I-2011: Penjualan Indofood Naik 10,5% Jadi Rp21,84 T

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

INILAH.COM, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil meraup penjualan sebesar Rp21,84 triliun pada semester 1-2011 atau naik 20,5% dari periode serupa 2010 sebesar Rp18,12 triliun.

Dalam siaran persnya ke BEI, Rabu (24/8) dijelaskan 4 kelompok usaha strategis (Grup), yaitu Produk Konsumen Bermerek (CBP), Bogasari, Agribisnis dan Distribusi, masing-masing memberikan kontribusi sebesar 42%, 27%, 24%, dan 7% terhadap penjualan bersih konsolidasi.

Pada tengah tahun 2011, semua Grup mencatatkan pertumbuhan penjualan yang baik. Grup CBP, yang terdiri dari Divisi Mi Instan, Dairy, Penyedap Makanan, Makanan Ringan serta Nutrisi & Makanan Khsusu mencatatkan pertumbuhan total nilai penjualan sebesar 7,2%, didorong pertumbuhan penjualan di seluruh divisi. Grup Bogasari mencatatkan peningkatan total nilai penjualan sebesar 18,5% disebabkan meningkatnya permintaan dan naiknya harga jual rata-rata tepung terigu seiring dengan kenaikan harga gandum dunia. Grup Agribisnis membukukan pertumbuhan total nilai penjualan yang kuat yaitu sebesar 42,9% menjadi Rp6 triliun dari Rp4,2 triliun. Ini disebabkan kenaikan volume penjualan produk kelapa sawit dan produk minyak goreng dan lemak nabati, serta kenaikan harga CPO dan karet. Pertumbuhan penjualan Grup CBP juga ikut mendorong kenaikan total nilai penjualan Grup Distribusi yang naik sebesar 12,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Laba kotor semester 1-2011 naik 7,5% menjadi Rp6,32 triliun dari Rp5,88 triliun, namun marjin kotor turun menjadi 28,9% dari 32,5% terutama disebabkan naiknya biaya bahan baku. Laba usaha tumbuh sebesar 16,8% menjadi Rp3,48 triliun dari Rp2,98 triliun. Namun marjin usaha turun menjadi 15,9% dari 16,4% karena penurunan laba kotor. Laba berish naik 12% menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,41 triliun karena naiknya kinerja operasional dan turunnya beban keuangan bersih. Core profit naik 11,4% menjadi Rp1,54 triliun dari Rp1,38 triliun pada semester yang sama tahun lalu.  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...