Laporan penyelidikan pemakzulan akan disiarkan

Washington (AFP) - Anggota Partai Demokrat dijadwalkan pada Selasa (3/12) untuk menyepakati laporang mereka mengenai penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump, sehingga melincinkan jalan buat tuntutan resmi terhadap pemimpin AS tersebut yang bisa meliputi penyalah-gunaan kekuasaan, suap dan menghalangi penyelidikan.

Ketua Komite Intelijen Parlemen Adam Schiff, yang telah memimpin penyelidikan 10-pekan, mengatakan penting untuk bergerak cepat sebab bukti mengenai kesalahan Trump "berlimpah".

"Kami merasakan kondisi yang mendesak," kata Schiff kepada MSNBC pada Senin malam (2/12).

"Ini adalah seorang presiden yang telah mengusahakan campur-tangan asing dalam pemilihan umum AS dua kali sekarang, dan bukti di tengah penyelidikan pemakzulan kami, sekali lagi secara terbuka mengatakan, bukan hanya Ukraina mesti melakukan ini, tapi China juga mesti menyelidiki pesaingnya," katanya.

"Dan oleh karenanya ini adalah ancaman terhadap keutuhan pemilihan umum mendatang, dan kami tidak merasa itu mesti menunggu, terutama ketika kami sudah memiliki bukti yang berlimpah mengenai pelanggaran presiden."

Di London, buat pertemuan puncak NATO, Trump sekali lagi menuduh anggota Demokrat memainkan permainan politik dengan pemakzulan.

"Pemakzulan adalah cerita bohong. Itu terbukti menjadi 'hoax'. Itu dilakukan murni buat perolehan politik," katanya.

"Semua yang harus anda lakukan ialah membaca naskahnya, anda akan melihat bahwa sama sekali tak ada yang keliru," ia menambahkan. Ia merujuk kepada catatan mengenai percakapannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada awal tahun.

Selesainya laporan Schiff menandai akhir tahap pertama proses pemakzulan, yang dipicu oleh keluhan pada Agustus oleh seorang pengungkap yang tak disebutkan identitasnya yang memberi perincian tekanan Trump atas Zelenskiy untuk menyelidiki pesaingnya dari Demokrat sebelum pemilihan umum tahun depan.

Laporan itu diperkirakan akan mendukung tuduhan penyalah-gunaan kekuasaan, suap dan menghalangi keadilan serta penghinaan terhadap Kongres, dengan dasar bukti dari lebih selusin saksi yang menggambarkan Trump menahan bantuan militer dan pertemuan puncak di Gedung Putih jika Zelenskiy tidak melakukan penyelidikan.

Schiff mengatakan laporan tersebut direncanakan disiarkan kepada umum pada Selasa (3/12), akan dikirim ke Komite Kehakiman --tempat tuntutan resmi, atau artikel pemakzulan, disusun.

Komite Kehakiman itu, yang dipimpin oleh musuh lama Trump Jerry Nadler,direncanakan segera melakukan dengar pendapat pada Rabu dengan empat ahli hukum direncanakan untuk membahas apakah proses pemakzulan Demokrat dan tuduhan terhadap presiden sejalan dengan Undang-Undang Dasar AS.

Konsul Trump di Gedung Putih, Pat Cipollone, telah menolak tawaran untuk ikut, dan menyebut penyelidikan itu "tak berdasar dan sangat memihak" dan melanggar "keadilan yang mendasar".

Tapi Cipollone memiliki hak untuk bergabung dalam proses dengar pendapat Komite Kehakiman selanjutnya. Dalam proses tersebut, tuntutan diperdebatkan dan saksi lain bisa dipanggil.

Tak ada kerangka waktu resmi buat proses pemakzulan.

Tapi anggota Demokrat telah bermaksud menyelenggarakan pemungutan suara penuh Parlemen mengenai pasal pemakzulan sebelum badan itu memasuki reses Natal pada 25 Desember.

Jika, sebagaimana perkiraan, pasal tersebut disahkan oleh Parlemen --yang dikuasai Demokrat-- kasus itu akan diserahkan ke Senat, yang dikuasai Republik, untuk proses pengadilan pada Januari.

Anggota Republik mendorong kembali pada Senin, sebelum dikeluarkannya laporan Schiff, dan mengatakan di dalam kajian mereka mengenai kesaksian bahwa tak ada bukti mengenai kesalahan.

"Bukti yang diajukan tidak membuktikan apa-apa mengenai tuduhan Demokrat ini, dan tak satu pun saksi Demokrat bersaksi memiliki bukti mengenai suap, pemerasan, atau pelanggaran atau kejahatan besar".