Larangan Balapan Membuat Iannone Tercabik

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Selasa (10/11/2020), CAS menolak banding Iannone, dan mengganjar pembalap Italia itu dengan hukuman larangan balapan selama empat tahun. Sanksi mulai berlaku pada 17 Desember 2019 hingga 17 Desember 2023.

Melalui akun media sosial di Instagram, Iannone mencurahkan isi hatinya, sekaligus menyebut putusan CAS sebagai ketidakadilan terburuk yang pernah dihadapinya. Dia bahkan juga mengecam lantaran sanksi tersebut tak memiliki akal sehat.

“Hari ini saya telah menerima ketidakadilan terburuk yang pernah saya bayangkan,” tulisnya.

“Mereka merobek hati saya dari cinta terbesar saya. Tidak masuk akal atas tuduhan tersebut yang disertai fakta yang tidak benar.

“Untuk ini akan ada tempat dan waktu yang tepat... karena saya pasti tidak akan menyerah.

“Saya tahu saya sedang menghadapi kekuatan yang kuat, tetapi saya berharap.

“Saya mengharapkan kejujuran intelektual dan penegasan keadilan.

“Saat ini, saya menderita pada tingkat tertinggi yang dapat saya bayangkan. Siapa pun yang mencoba menghancurkan hidup saya akan segera mengerti betapa besar kekuatan yang saya miliki dalam hati saya.

“Kekuatan kepolosan dan yang terpenting, hati nurani yang bersih. Sebuah kalimat dapat mengubah kejadian tetapi pria tidak dapat diubah.”

Baca Juga:

Terbukti Gunakan Doping, Iannone Dilarang Balapan Empat Tahun