Larangan Mudik, Jasa Marga Catat 500 Ribu Kendaraan Keluar Jabotebek

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Jasa Marga mencatat sudah ada 512.876 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan sejak 6 Mei 2021, masa larangan mudik pada masa libur hari raya Idul Fitri tahun ini. Angka itu terbilang turun 46,1 persen dibandingkan lalu lintas normal atau hari-hari biasa yang bisa mencapai 951.602 kendaraan keluar dari Jabodetabek.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah tersebut sebesar 35,6 persen menuju arah Timur, 35 persen menuju arah Barat dan 29,4 persen menuju arah Selatan.

"Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan, seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan," kata Heru dalam keterangannya, Kamis 13 Mei 2021.

Heru mengungkapkan, data lalu lintas keluar kendaraan tersebut juga tercatat sejak H-7 hingga H-1 atau tepatnya kemarin mudik lebaran. Adapun dari arah Timur dari Gerbang Tol (GT) Cikampek sebanyak jumlah 100.646 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 51.9 persen dari lalin normal 209.399 kendaraan. GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 81.805 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 60.0 persen dari lalin normal 204.469 kendaraan.

Jadi total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 182.451 kendaraan, turun sebesar 55.9 persen dari lalin normal 413.868 kendaraan.

"Arah Barat lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 179.471 kendaraan, turun 43.1 persen dari lalin normal 315.665 kendaraan. Dan arah Selatan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 150.954 kendaraan, turun sebesar 32,0 persen dari lalin normal 222.069 kendaraan," katanya.

Jasa Marga, kata Heru, selalu mengimbau agar para pengendara dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan), terlebih saat berada di tempat istirahat untuk mengisi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui call center 24 Jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel