Latihan, Pemain Belanda Alami Pelecehan Rasisme  

TEMPO.CO, Polandia - Masalah yang paling dikhawatirkan oleh semua kontestan Euro 2012 telah terjadi. Sehari sebelum pesta akbar sepak bola Benua Biru itu di mulai, para pemain tim nasional Belanda mendapatkan pelecehan berbau rasisme.

Skuad Belanda yang tengah melakukan latihan di Stadion Miejski, Kamis 7 Juni 2012, menjadi sasaran rasisme para pendukung Polandia. Mereka mengeluarkan nada menyerupai suara monyet yang ditujukan kepada para pemain Belanda berkulit hitam.

Kapten De Oranje yang jengkel dengan ulah para suporter tersebut langsung meminta rekan setimnya untuk menjauh dari lapangan. Usai latihan, mantan gelandang AC Milan dan Barcelona itu berbicara kepada para wartawan bahwa hal tersebut sangatlah memalukan.

"Ini adalah aib yang nyata, terutama setelah kembali dari Auschwitz, Anda dihadapkan dengan masalah ini. Kami akan membahas hal ini dengan UEFA," katanya. "Jika hal ini terjadi ketika kami sedang bertanding, maka kami akan berbicara kepada wasit agar membawa kami keluar dari lapangan."

Van Bommel semakin kesal dengan salah satu wartawan dari Belanda yang mengatakan tidak mendengar ejekan tersebut. "Anda perlu membuka telinga bila ingin mendengarnya," ucap pesepakbola berusia 35 tahun itu. "Bila mendengarnya, pasti Anda tidak ingin mendengarkannya lagi karena itu sangat buruk."

ESPN STAR | SINGGIH SOARES TONCE 

Berita Terpopuler:

PSSI, KPSI, IPL dan ISL, Berdamai

PSSI dan KPSI Damai, Ini Komentar Djohar

Soal Van Persie, Gullit Beri Masukkan ke Arsenal

Polisi Sisir Bonek di Stasiun Kediri

Persebaya Bungkam Tuan Rumah Persik 3-1

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.