Launching 'Seragam Perang' Anyar, Arema Patok Target Realistis

·Bacaan 2 menit

VIVA – Peluncuran jersey Arema FC kali ini berbeda dari musim-musim sebelumnya. Biasanya, jersey tim Arema FC diperagakan oleh seorang model atau perwakilan pemain Arema FC. Tetapi kali ini jersey dilaunching dan diperagakan oleh Presiden klub, Gilang Widya Pramana.

Crazy rich Jawa Timur yang kerap melakukan kegiatan sosial itu mengaku harus turun tangan memperagakan jubah perang baru Singo Edan karena semua pemain sedang menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Apalagi belakangan dia aktif melakukan Gymnasium alias nge-gym.

"Karena semua pemain Arema berangkat ke TC mumpung saya sudah latihan gym jadi badan saya gak kalah dengan pemain Arema. Jadi, saya lakukan sendiri launching jersey," kata Gilang, Selasa, 17 Agustus 2021.

Setelah memperkenalkan jersey utama Arema FC yang bertemakan Candi Badut era Kerajaan Kanjuruhan. Dia optimis jersey akan laku keras dibeli Aremania. Sebab, jersey ini melambangkan masa kejayaan di Malang pada abad ke-10. Di mana ada kerajaan yang berdiri independen meski dibawah bayang-bayang kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno, yakni Kerajaan Kanjuruhan.

Kearifan lokal hingga nilai sejarah dan budaya Malang inilah yang membuat Gilang yakin jersey akan diminati Aremania. Apalagi bahan dari jersey menggunakan dry-fit kultus diklaim mampu menyerap keringat. Kemudian sablon menggunakan bahan plastisol high density sehingga membuat timbul layaknya desain yang dicetak.

"Harganya dibanderol Rp500 ribu sesuai dengan kualitas kita. Karena ini berbeda dengan jersey tim Liga 1 lainnya. Setelah dilaunching target terdekat 2.000 jersey tetapi targetnya 5 sampai 10 ribu saya kira itu realistis," ujar Gilang.

Manajer Bisnis Arema, Yusrinal Fitriandi mengatakan, harga jersey yang dibanderol Rp500 ribu full set terdiri dari kaus dan celana. Harga yang dibandrol lebih mahal dibanding jersey musim lalu. Selain unggul dari segi bahan dan kualitas, desain jersey ini lebih tematik.

"Harga Rp500 ribu itu full set. Warna lebih gelap karena kita menyesuaikan logo karena warnanya biru dongker. Kemudian desain lebih tematik dan materialnya lebih beda momennya launching juga pas banget kita menyesuaikan sejarahnya," tutur Yusrinal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel