Laut Biru Polewali Mandar tampilkan tarian Mandar di ajang TIFAF 2022

Sanggar seni Laut Biru asal Kabupaten Polewali Mandar yang mewakili Provinsi Sulawesi Barat, menampilkan keindahan tarian has Mandar pada kegiatan Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) 2022 di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Ketua Umum Laut Biru Polewali Mandar Muhammad Putra Ardiansyah, dihubungi dari Mamuju Senin menyampaikan, sanggar seni Laut Biru, salah satu peserta asal Polewali Mandar turut hadir meramaikan TIFAF 2022.

Penampilan sanggar tari Laut Biru di ajang TIFAF 2022 itu mengobati kerinduan warga Mandar yang ada di Kaltim.

"Penampilan penari kami selama TIFAF berlangsung, secara tidak langsung juga mengobati rasa rindu orang Mandar yang tinggal Kaltim, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara," kata Putra Ardiansyah.

Baca juga: Sandi: TIFAF 2022 layak masuk 100 besar Kharisma Event NusantaraBaca juga: Masyarakat padati Museum Mulawarman saksikan prosesi Beluluh

"Semuanya sukses ditampilkan di empat panggung berbeda selama pelaksanaan TIFAF 2022 digelar," ujarnya.

Pada kesempatan itu, sanggar seni Laut Biru memberikan cenderamata dari Polewali Mandar kepada Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berupa miniatur Sandeq sebagai simbol 34 perahu Sandeq yang akan berlayar dari Sulbar ke IKN di Kalimantan Timur, pada September 2022.

"Tentunya, kami juga berterima kasih kepada CIOFF Indonesia yang mempercayakan sanggar kami sebagai perwakilan Sulbar," kata Putra Ardiansyah.

Bupati Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim
Edi Damansyah, memberikan penghargaan kepada sanggar seni Laut Biru dihadapan Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan disaksikan Sultan Kutai Kartanegara dan ribuan masyarakat Kutai Kartanegara yang hadir pada saat acara penutupan.

"Kegiatan TIFAF ini merupakan ajang promosi wisata budaya kita," kata Edi Damansyah.

TIFAF 2022 adalah gelaran internasional yang masuk dalam Karisma Event Nusantara mengusung tema 'Festival Seni Nusantara Untuk Dunia', berlangsung sejak 20 sampai 24 Juli 2022 di Kutai Kartanegara.

Pada kegiatan ini menampilkan kesenian lokal, regional, nasional dan internasional.

TIFAF 2022 diikuti 11 provinsi, 10 kabupaten/kota, dan 18 kecamatan se-Kutai Kartanegara.

Selain itu, negara anggota dari Council of International Organizations Folklore Festival and Folk Arts (CIOFF) seperti Lithuania, Turki, Korea Selatan, Venezuela, Romania, dan Uni Emirat Arab diundang untuk memeriahkan rangkaian festival ini.*

Baca juga: Tarian Hudoq pukau pengunjung Festival Erau

Baca juga: Kutai resmi jadi anggota Federasi Perahu Naga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel