Laut Kidul Kembali Makan Korban, 2 Pemancing Raib Ditelan Pantai Menganti Cilacap

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Cilacap - Pantai selatan Jawa alias Laut Kidul kerap memakan korban jiwa. Ombaknya yang sukar diprediksi menjadi bahaya yang mesti dihadapi nelayan dan warga yang beraktivitas di perairannya.

Kamis petang (13/1/2021), dua orang pemancing dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Perahu yang ditumpangi kedua pemancing itu terbalik karena hantaman gelombang, yang dalam resmi Basarnas disebut sebagai 'cuaca buruk'. Akibatnya, kedua nelayan tenggelam.

“Informasi pertama kali dari Bapak Dasla, Ketua Rukun Nelayan Rawajarit, ke regu piket bahwa telah terjadi man over boat (MOB) dua orang pemancing tenggelam di Pantai Menganti Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap,” kata I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Kamis malam.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Cuaca Buruk di Pantai Selatan

Korban tenggelam yakni Handi Oktaria (45 th) asal Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dan Andri (38 th), warga Benggala Mertasinga, Kabupaten Cilacap. Keduanya diduga memancing di tengah cuaca buruk.

Sebelumnya, kedua korban memancing di perairan menganti. Namun, karena cuaca buruk mereka hendak pulang. Nahas, di tengah perjalanan perahu terbalik.

“Pertama kali kejadian pukul 17.00 Wib saat hendak pulang dari memancing perahu yang ditumpaki korban bersama rekannya terbalik karena cuaca buruk,” ujarnya.

Mengetahui laporan kecelakaan air tersebut, Basarnas Cilacap memberangkatkan satu regu ke lokasi untuk melakukan operasi SAR. Di Pantai Menganti, tim Basarnas bergabung dengan potensi SAR lain yang juga sudah berada di lokasi.

“Sampai dengan saat ini korban masih dalam pencarian,” ucap dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel