Lautaro Martinez Bakal Jadi Penghangat Bangku Cadangan di Barcelona

Jakarta - Lautaro Martinez dikabarkan menjadi buruan Barcelona pada bursa transfer mendatang. Namun, ada yang menyarankannya untuk menolak pinangan.

Salah satunua Fabio Capello. Ia meminta stiker Inter Milan itu berpikir dua kali sebelum memutuskan pindah ke Barcelona.

Musim ini Lautaro menjadi rising star di skuat Inter Milan. Sejak ditangani oleh Antonio Conte, ia menjelma menjadi mesin gol yang mematikan di lini serang Nerrazurri.

Belakangan santer terdengar bahwa Lautaro akan pindah klub musim depan. Sang striker dirumorkan akan bergabung dengan Barcelona musim depan.

Namun Capello menilai terlalu dini bagi sang striker untuk pindah ke Barcelona. "Lautaro adalah pemain yang sangat bagus," beber Capello kepada El Larguero.

Capello mengakui bahwa sang striker memiliki kualitas yang di atas rata-rata. Ia menilai sang striker punya segala yang dibutuhkan untuk menjadi penyerang terbaik dunia di masa depan.

"Ia memiliki segala yang dibutuhkan untuk menjadi penyerang terbaik di dunia. Ia memiliki banyak kualitas yang bagus, ia sangat cepat dalam berlari dan ia juga sangat jago dalam menembak bola."

Menunda

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, melepaskan tendangan ke gawang Barcelona pada laga Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Selasa (10/12). Inter kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Miguel Medina)

Capello pribadi menyarankan Lautaro untuk menunda kepindahannya ke Barcelona. Ia menilai sang striker hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan jika pindah ke El Blaugrana.

"Jika ia pindah ke Barcelona, ia akan sulit menjadi starter karena ada Luis Suarez di sana. Saya rasa lebih baik baginya menjadi starter di Inter ketimbang menjadi pemain cadangan di Barcelona." ujarnya.

Menurut laporan yang beredar, proses kepindahan Lautaro ke Camp Nou cukup rumit.

Pasalnya Barcelona dikabarkan tidak sanggup menebus mahar transfer sang striker yang bernilai 110 juta euro.

 

Sumber: El Larguero

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 22/5/2020)