LavAni waspadai pendatang baru STIN BIN pada laga terakhir di Bandung

Tim bola voli putra Jakarta LavAni Allo Bank mewaspadai tim pendatang baru Jakarta STIN BIN pada pertandingan terakhir pekan pertama putaran I PLN Mobile Proliga 2023 di GOR Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/1).

"Kami belum tahu lawan STIN BIN. Tapi kami sudah lihat permainan mereka," kata asisten pelatih Jakarta LavAni Allo Bank Erwin Rusni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

LavAni sejauh ini terus menunjukkan taji sebagai juara bertahan. Tim binaan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini untuk sementara masih kokoh di puncak klasemen dengan mengemas enam poin hasil sapu bersih dua pertandingan.

Terakhir pada Jumat (6/1), Dio Zulfikri dan kawan-kawan menang telak atas Jakarta Pertamina Pertamax dengan skor 3-0 (25-15, 27-25, 26-23).

Baca juga: Jakarta STIN BIN makin termotivasi usai debut manis di Proliga 2023
Baca juga: SBY yakin Lavani pertahankan gelar juara Proliga

Pemain asing LavAni Leondro Martins Da Silva tampil gemilang bersama Fahri Septian Putratama dengan masing-masing menyumbang 18 poin dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan ini melanjutkan hasil apik pertandingan pembuka, Kamis (5/1) menang telak atas Jakarta BNI 46 dengan skor 3-0 (25-20, 25-23, 25-20).

"Kami bersyukur menang dalam dua pertandingan. Tapi kami juga mesti waspada dan tidak boleh lengah menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Erwin Rusni.

Pada sisi lain, debut Jakarta STIN BIN di Proliga 2023 berlangsung manis dengan mengalahkan Kudus Sukun Badak dengan skor 3-1 (25-22, 25-19, 21-25, 25-20).

Baca juga: Megawati dan Yolla bawa Pertamina Fastron menang atas Popsivo
Baca juga: Gubernur berharap Bandung BJB Tandamata pertahankan juara Proliga

Berikut klasemen sementara PLN Mobile Proliga 2023 pada sektor putra:

1. Jakarta LavAni Allo Bank - 6 poin (2 menang, 0 kalah)
2. Jakarta Bhayangkara Presisi - 3 poin (1 menang, 0 kalah)
3. Jakarta STIN BIN - 3 poin (1 menang, 0 kalah)
4. Palembang Bank SumselBabel - 2 poin (1 menang, 1 kalah)
5. Surabaya BIN Samator - 1 poin (0 menang, 1 kalah)
6. Kudus Sukun Badak - 0 poin (0 menang, 1 kalah)
7. Jakarta BNI 46 - 0 poin (0 menang, 1 kalah)
8. Jakarta Pertamina Pertamax - 0 poin (0 menang, 1 kalah)