Lawan Hoaks Seputar Vaksin Covid-19, Puskesmas Ini Blusukan ke Pesantren

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Cek Fakta

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya hoaks terkait vaksin covid-19 membuat sebagian masyarakat enggan untuk divaksinasi. Itu sebabnya sosialisasi dan edukasi terus digencarkan untuk menyukseskan program vaksinasi ini.

Salah satunya yang dilakukan oleh Puskesmas Moncek di Kabupaten Sumenep. Mereka melakukan sosialisasi tak hanya di lingkungan puskesmas tetapi hingga ke pondok pesantren seperti di PP Raudhatul Ulum, Desa Bilapora Rebba, Kecamatan Lenteng.

Penanggung jawab vaksin covid-19 Puskesmas Moncek, dr Ika Prihatiningsih menyebut sosialisasi itu untuk mengingatkan pentingnya vaksinasi. Sekaligus menjelaskan tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang disebutnya merupakan hal biasa, namun dibesar-besarkan untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Dalam upaya meluruskan hoaks seputar vaksin covid-19, kami terus memberikan pemahaman tentang manfaat vaksin bagi tubuh. Vaksin covid-19 aman dan halal dan terbukti sangat baik untuk menjaga kesehatan," ujar dr. Ika dilansir laman Infopublik.

"Selain manfaat yang kami sampaikan kepada para siswa-siswi, kami juga memberikan pelurusan akan informasi yang keliru menganai kejadian ikutan pasca imunisasi, seperti setelah divaksin menjadi lumpuh, sakit, bahkan katanya bisa mati," katanya menambahkan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel