Lawan Hoaks, Whatsapp Luncurkan Fitur Baru

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi percakapan Whatsapp terus berusaha memerangi berita palsu atau hoaks. Terbaru mereka meluncurkan fitur bernama "search the web" yang bisa digunakan mulai pekan ini.

Aplikasi percakapan seperti Whatsapp menjadi salah satu sumber menyebarnya hoaks. Banyak orang yang memforward pesan tanpa memfilternya terlebih dahulu.

Dalam fitur terbaru ini setiap pesan yang dibagikan akan terdapat ikon kaca pembesar. Jika Anda mengetuknya maka akan ada pilihan pesan tersebut akan dibuka melalui web dan mengarah langsung pada mesin pencarian Google.

Whatsapp berharap fitur ini bisa membuat pesan berantai berisi hoaks bisa berkurang atau bahkan berhenti. Fitur ini melengkapi fitur sebelumnya yang tidak mengizinkan pengguna memforward beberapa pesan dalam satu waktu.

Meski demikian dalam tahap awal baru pengguna Whatsapp di Brasil, Italia, Republik Irlandia, Meksiko, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat yang bisa menggunakan fitur ini. Belum diketahui kapan pengguna di negara lain bisa memakai fitur yang sama.

Pernyataan Whatsapp

Ilustrasi WhatsApp. Kredit: Webster2703 via Pixabay
Ilustrasi WhatsApp. Kredit: Webster2703 via Pixabay

Masalah hoaks memang menyulitkan bagi pengembang aplikasi percakapan dan media sosial. Terlebih jumlah hoaks terus meningkat belakangan ini seiring dengan pandemi virus corona covid-19.

"Fitur terbaru ini membebaskan pengguna untuk mengunggah pesan yang mereka dapat ke browser sendiri. Sehingga Whatsapp tak bisa melihat pesan tersebut demi menjaga privasi," bunyi pernyataan Whatsapp.

"Kami hanya ingin membantu pengguna mencari informasi dari pesan yang sudah diteruskan berkali-kali," ujar juru bicara Whatsapp beberapa waktu lalu.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.