Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Dihantui Krisis Penjaga Gawang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Masalah menerpa Timnas Vietnam jelang menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Grup G. Vietnam dihantui krisis penjaga gawang jelang duel di Al Maktoum Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin 7 Juni 2021.

Vietnam sebenarnya mengandalkan Dang Van Lam sebagai kiper utama. Namun, setelah klub Lam, Cerezo Osaka, mengumumkan ada kasus COVID-19, pelatih Park Hang-seo memilih untuk memulangkan sang pemain demi alasan keamanan.

Tanpa Lam, Vietnam masih memiliki tiga kiper, yakni Bui Tan Truong, Nguyen Van Toan dan Nguyen Van Hoang. Di antara mereka, Truong yang paling mungkin turun jika melihat faktor pengalaman, fisik dan performa.

Namun, Truong bukan tanpa masalah. Kiper 35 tahun ini menerima banyak kritikan usai sejumlah kesalahan di SEA Games 2009 dan Piala AFF 2010.

Truong mencatat lima pertandingan bersama Vietnam. Dia kebobolan enam gol, tiga di antaranya karena kesalahan sendiri.

"Itu terjadi di masa lalu. Yang saya pikirkan saat ini adalah apa yang bisa saya lakukan untuk membantu tim saat melawan Indonesia, Malaysia, dan Uni Emirat Arab," kata Truong dilansir VN Express.

Setelah Liga Vietnam 2019, Truong mengakhiri kontrak bersama Becamex Binh Duong dan pensiun. Namun, di pertengahan 2020 dia memutuskan comeback dengan memperkuat Hanoi FC. Dia tampil konsisten dengan membawa Hanoi tak terkalahkan dalam 14 pertandingan beruntun musim lalu.

"Dengan atau tanpa Lam, tak ada bedanya. Saya akan bekerja keras dan mencoba yang terbaik untuk tim di pertandingan penting selanjutnya," tegasnya.

Dalam laga uji coba melawan Yordania, 1 Juni 2021 silam, tiga kiper Vietnam diturunkan. Truong turun di babak kedua, Toan menggantinya di babak kedua. Hoang juga bermain usai Toan cedera. Duel berakhir imbang 1-1. Vietnam selamat dari kekalahan karena Yordania mencetak gol bunuh diri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel