Layanan Berlangganan Twitter Blue Sapa Pengguna iOS?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Twitter sebelumnya sempat dikabarkan akan merilis layanan berlangganan yang diberi nama Twitter Blue. Informasi ini diungkap oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong beberapa minggu lalu.

Meski ketika itu Twitter enggan berkomentar, Jane kini menemukan bahwa layanan tersebut memang benar adanya dan siap meluncur untuk publik.

Dikutip dari Tech Crunch, Minggu (30/5/2021), Jane menemukan layanan berlangganan ini ternyata muncul sebagai opsi in-app purchase di aplikasi Twitter untuk iOS.

Untuk sekarang, pengguna memang belum bisa mendaftar maupun mengunduh pembaruannya. Namun dari bocoran ini, layanan Twitter berlangganan ini kemungkinan besar akan meluncur dalam waktu dekat.

Berdasarkan bocoran kali ini diketahui layanan Twitter Blue akan menarik biaya sebesar USD 2,99 (Rp 42 ribu) per bulan. Sebagai gantinya, pengguna akan mendapat beberapa fitur yang tidak bisa diperoleh pengguna gratis.

Salah satunya adalah fungsi undo tweet. Selain itu, ada pula fitur reader mode yang mengubah tampilan timeline menjadi lebih mudah dibaca.

Pelanggan Twitter Blue nantinya juga dapat mengganti warna ikon Twitter, termasuk warna tema timeline.

Fitur lain yang juga menarik adalah Collections yang memungkinkan pengguna menandai (bookmark) tweet dan mengaturnya dalam sebuah folder khusus.

Mengingat Twitter belum berkomentar apapun mengenai layanan ini, menarik untuk mengetahui informasi resmi dari perusahaan tersebut.

Twitter Spaces Bisa Diakses via Browser di Desktop

Twitter Spaces. Dok: Twitter/@TwitterSpaces
Twitter Spaces. Dok: Twitter/@TwitterSpaces

Di sisi lain, Twitter berencana menambah platform di mana penggunanya dapat bergabung dan berbicara di Twitter Spaces.

Berdasarkan keterangan di akun resmi Twitter, Jumat (28/5/2021), pengguna kini bisa bergabung ke Spaces di Twitter.com via desktop atau browser web di perangkat mobile.

Sayang, Twitter Spaces versi desktop dan mobile browser ini masih memiliki keterbatasan. Pengguna dapat bergabung room di Spaces, tetapi tidak bisa menjadi host, ucap juru bicara Twitter ke The Verge.

Walau masih belum bisa diakses oleh semua pengguna Twitter, perusahaan saat ini sedang memantau kekurangan Spaces di desktop dan browser mobile ini.

Tim pengembang juga sedang menyiapkan fitur baru yang akan hadir di Twitter Spaces, seperti kemampuan untuk mengatur pengingat saat ada jadwal room digelar, UI yang bisa menyesuaikan ukuran layar, dan layanan transkrip.

Twitter Mulai Gulirkan Spaces ke Lebih Banyak Pengguna

Twitter mulai menggulirkan layanan Spaces ke lebih banyak pengguna, setelah dikembangkan dan diuji secara terbatas ke sejumlah pengguna. Kini, akun dengan jumlah followers 600 atau lebih sudah bisa memulai menjadi host di Spaces.

"Dulu, anda mengikuti orang karena tweet mereka. Sekarang, anda dapat mendengar suara dan membicarakan apa yang sedang terjadi saat ini sekaligus apa yang penting bagi anda dengan Spaces secara live," tulis Twitter dalam keterangan resmi, Selasa (4/5/2021).

Seperti informasi, Spaces merupakan fitur yang memungkinkan pengguna membuka percakapan secara terbuka di Twitter. Jadi, fitur ini memungkinkan pengguna berdiskusi secara personal dalam skala terbatas maupun besar dengan orang lain.

(Dam/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel