Layanan Haji 2022, Panitia Siapkan 88 Hotel dan 11 Juta Boks Makanan untuk Jemaah

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyelenggaraan haji 2022 sudah di tahap akhir. Fase pemulangan jemaah ke Tanah Air sudah mencapai 50 persen dari total kuota jemaah haji Indonesia tahun ini mencapai 100.051.

Selama di Tanah Suci, jemaah Indonesia mengalami tiga kali perpindahan tempat. Jemaah gelombang pertama, akan tiba di Madinah, lalu ke Makkah, mengikuti prosesi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina, kembali ke Makkah untuk selanjutnya ke Jeddah dan kembali ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA), Jeddah.

Sementara jemaah gelombang ke dua, tiba di Jeddah, lalu melakukan perjalanan ke Makkah, mengikuti proses puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina. Kembali ke Makkah untuk selanjutnya menuju Madinah dan diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara AMMA Madinah. Jika dikalkulasikan, jemaah haji Indonesia berada di Tanah Suci selama 42 hari.

Ketika di Makkah, total ada 40 hotel yang masuk kontrak pemerintah sebagai akomodasi jemaah. Sedangkan di Madinah, 48 hotel.

"Jika ditotal, jumlah hotelnya baik di Madinah maupun di Makkah itu 88 hotel," kata Direktur Pelayanan Haji dan Luar Negeri, Subhan Cholid, usai rapat evaluasi tahapan akhir penyelenggaraan haji 2022, di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Arab Saudi.

Selain menyediakan penginapan, pemerintah juga menyiapkan konsumsi untuk jemaah haji Indonesia. Di tahun ini, jemaah haji Indonesia mendapatkan makan 3 kali sehari yang dikelola 46 perusahaan catering.

"Total jumlah makanan yang kita sediakan yakni 11.047.135 boks, dengan jumlah 35.088.810 botol air minum," katanya.

Sedangkan untuk mobilisasi jemaah, ada perbedaan saat di Makkah dan di Madinah karena mengacu pada hotel yang mereka tempati. Di Makkah, jemaah difasilitasi bus yang diberi nama bus shalawat karena jarak dari hotel menuju Masjidil Haram cukup jauh. Bus beroperasi 24 jam ke lima rute, tanpa dipungut biaya.

Sedangkan di Madinah, jemaah cukup berjalan kaki untuk sampai ke Masjid Nabawi. Karena hotel jemaah di Madinah berada di wilayah Markaziyah cukup dekat dengan Masjid Nabawi. Jarak terjauhnya 500 meter.

"Total putaran bus shalawat karena operasinya 24 jam dan berbentuk shuttle yakni 89.760 putaran selama melayani jemaah haji di Makkah," katanya.

Alur Persiapan Penyelenggaraan Haji

Dalam kesempatan yang sama, Subhan menambahkan, awal mula persiapan Indonesia sejak Saudi mengumumkan pertama kali kuota yang diberikan.

"Pengumuman terkait kepastian penyelenggaraan haji itu pertama disampaikan Arab Saudi pada awal Ramadan tahun ini. Arab Saudi akan menyelenggarakan ibadah haji dengan total kuota 1.000.000 jemaah. Lalu pada 17 Ramadan, Arab Saudi mengumumkan kepastian kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 100.051," katanya.

Kemenag langsung gerak cepat melakukan persiapan. Sebab jarak pengumuman dan jatuhnya bulan Dzulhijjah sangat dekat. Bahkan jika dihitung dengan pemberangkatan petugas gelombang pertama, maka persiapan panitia 37 hari.

"Pada situasi normal, satu bulan setelah penyelenggaraan haji, yakni pada 15 Muharam, kita sudah mendapatkan undangan untuk membahas pesiapan ibadah haji tahun berikutnya."

Meski demikian, Subhan bersyukur. Karena Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan kabar lebih dahulu soal kouta haji 2022.

"Jadi, kita punya cukup waktu yang panjang, dari bulan maulid sampai Syawal untuk menyiapkan ibadah haji. Kita meyakini karena ini adalah tamu Allah dan kita hanya sekadar melaksanakan syariat, Alhamdulillah bisa menyelenggarakan ibadah haji," tutup Subhan. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel