Lazada dorong masyarakat majukan ekonomi digital

·Bacaan 2 menit

Ekosistem Lazada mendorong masyarakat untuk ikut serta memajukan ekonomi digital melalui program #PahlawanEkonomiDigital.

"Dari data Kementerian Koperasi dan UMKM, ada sekitar 16 juta UMKM yang saat ini sudah terhubung dengan ekonomi digital. Ini nih naiknya sudah hampir 100 persen ya dari sebelum pandemi," kata Ferry Kusnowo selaku Lazada Indonesia Executive Director saat diskusi daring, Selasa.

"Dari data Lazada sendiri, kami melihat bahwa pertumbuhan jumlah penjual Lazada, terutama sejak dimulainya COVID-19 di Indonesia, hingga Oktober 2021 kami mencatat pertumbuhan penjual lokal hampir 3 kali lipat di platform dibandingkan dengan data pada awal pandemi di Maret 2020. Ini benar-benar sangat membanggakan," sambungnya.

Baca juga: Lindungi UMKM, Lazada tutup akun pedagang asing jualan di Indonesia

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa dengan meningkatnya penjual di platform tersebut, Lazada pun terus meningkatkan layanan dengan memperkuat logistiknya. Saat ini, Lazada telah memiliki 15 ribu karyawan front liner yang tersebar di lebih dari 80 kota.

"Dengan meningkatnya jumlah penjual di Lazada, ini berarti Lazada harus siap meningkatkan layanan termasuk memperkuat layanan logistik kami. Saat ini lebih dari 15 ribu karyawan front liner yang tersebar di lebih dari 80 kota di Indonesia mendukung oprasional logistik kami," jelas Ferry.

"Sejak lama kami berkomitmen untuk membuka kesempatan serta memberdayakan setiap orang yang memang ingin berusaha di dalam ekonomi digital di Lazada ini," lanjutnya.

Selain itu, Ferry juga mengatakan bahwa pihaknya pun telah menyediakan beberapa inisiatif untuk para penjual di Lazada. Misalnya saja Lazada University yang menawarkan materi cara berjualan online untuk para penjual.

"Lazada juga sadar bahwa ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus memberdayakan para penjual yang bergabung di platform kami. Jadi kami memberikan beberapa inisiatif contohnya seperti Lazada University, yang menawarkan materi cara berjualan online, hingga Lazada Club," tutur Ferry.

Baca juga: Tips membangun merek dari nol ala Yasa Singgih

Baca juga: UMKM harus adaptif di tengah pandemi

Baca juga: Lazada siapkan ribuan "brand" ternama untuk 9.9 Big Brands Sale

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel