Lebaran 1442 H, Bandara Husein Sastranegara Tetap Buka Layani Nonmudik

Lis Yuliawati, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVABandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat dipastikan tetap beroperasi saat Hari Idul Fitri 1442 Hijriah hanya untuk nonmudik, dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona atau COVID-19.

Peniadaan layanan penerbangan untuk mudik ini diberlakukan berdasarkan Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan.

"Bandara itu tidak tutup, bandara tetap operasional sesuai dengan PM13 dan SE13. Jadi kita hanya melayani penumpang dengan kategori pengecualian, itu kan ada diatur," ujar Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Iwan Winaya Bahdar kepada VIVA, Kamis, 29 April 2021.

Ketentuan regulasi peniadaan mudik Idul Fitri berlaku sejak 22 April sampai dengan 24 Mei 2021. Pada 22 April sampai 5 Mei merupakan periode masa pengetatan mudik pra lebaran dengan ketentuan tidak ada izin perjalanan.

Kemudian pada 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021 sebagai periode masa peniadaan mudik, dengan ketentuan perjalanan diperbolehkan hanya untuk dinas, kunjungan keluarga meninggal dan persalinan.

Sedangkan pada 18 Mei sampai dengan 24 Mei merupakan periode masa pengetatan mudik setelah lebaran, dengan ketentuan tidak ada izin perjalanan.

Untuk layanan penerbangan, boleh digunakan hanya untuk pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu kenegaraan, operasional penegakan hukum ketertiban dam pelayanan darurat, operasional angkutan kargo, angkutan udara perintis dan operasional angkutan udara mendesak nonmudik.

"Jadi tetap ada yang bisa terbang tapi memenuhi syarat itu, kan kita juga melayani logistik, pangkalan militer. Mudik enggak boleh, yang boleh terbang itu yang kategori nonmudik. Logistik yang hanya membawa kargo, itu tetap terbang tapi nggak ada penumpangnya," ujarnya.