Lebaran 2022, Hukuman Ratu Atut dan Jaksa Pinangki Dipotong Satu Bulan

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 236 warga binaan pemasyarakatan (WBP) penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Tangerang, memperoleh remisi idulfitri 1443 Hijriah. Dari 236 WBP tersebut, terpidana korupsi mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah dan Jaksa Pinangki, juga memperoleh hak pengurangan masa tahanan Idulfitri kali ini.

Kepala Seksie Pembinaan Lapas Klas II A Tangerang, Herti Hartati, menerangkan, remisi tersebut diberikan kepada 236 dari 274 WBP beragama Islam.

"WBP beragama Islam yang ada di Lapas Klas II A Tangerang, berjumlah 274 dengan rincian 251 orang narapidana dan 23 orang tahanan. Yang memperoleh remisi adalah WBP muslim berstatus narapidana," kata dia dikonfirmasi, Senin (2/5/2022).

Dia menegaskan, pemberian hak remisi kepada para napi itu, diberikan kepada seluruh napi dengan seluruh perkara yang divonis pengadilan.

"Semua kasus. Rinciannya remisi khusus pidana umum sebanyak 50 orang dan remisi khusus sesuai PP 99 sebanyak 186 orang," jelas dia.

Sementara pengurangan masa kurungan bagi terpidana korupsi Ratu Atut Choisiyah dan Pinangki, diberikan pengurangan masa kurungan satu bulan.

"Bu Atut satu bulan, Bu Pinangki satu bulan," katanya.

Dia merinci dari 236 WBP yang memperoleh remisi Idulfitri itu, 15 di antaranya memperoleh remisi khusus I 24 orang, remisi khusus satu bulan 174 orang, remisi khusus 1 bulan 15 hari 38 orang dan remisi khusus 2 bulan 3 orang. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel