Lebaran Hari Kedua Pengunjung Ragunan Mulai Ramai

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pada lebaran Idul Fitri 1442 H hari kedua ini, Jumat 14 Mei 2021, Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Ibu Kota menghabiskan waktu libur.

Taman Margasatwa Ragunan beroperasi saat larangan mudik pada masa libur lebaran. Sampai Jumat siang ini, Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang menyebut sudah ada 2.460 pengunjung yang datang.

"Data pukul 9 ya pagi ini, ada 2.460 pengunjung. Kemungkinan masih akan terus berjalan pengunjung masih banyak yang masuk nih ya," kata dia di lokasi, Jumat 14 Mei 2021.

Baca juga: Hari Pertama Lebaran, 896 Kendaraan Ingin Keluar Jakarta Diputar Balik

Jumlah ini masih bisa bertambah. Namun, ia memastikan tetap ada pembatasan. Sebab, dalam masa pandemi COVID-19, pihaknya melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Hal ini sesuai surat edaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal jumlah pengunjung dibatasi 30 persen dari kondisi normal.

"Batasan pengunjung adalah 30 persen ya sesuai surat edaran bapak gubernur nomor 5 tahun 2021, 30 persen dari kondisi normal," kata dia.

Dirinya menyebut, pada hari lebaran biasanya jumlah pengunjung yang datang bisa mencapai 100 ribu. Maka, jika jumlah tersebut dibatasi 30 persen, maka jumlah pengunjung yang hanya bisa masuk berkisar di angka 30 ribu orang.
Pengunjung yang bisa masuk ke Taman Margasatwa Ragunan, hanya mereka yang mempunyai KTP DKI Jakarta. Selain itu, orang-orang yang tidak mempunyai KTP DKI Jakarta tidak diperkenankan masuk.

"Kondisi normal pengunjung di lebaran itu kisarannya 100 ribu, jadi kalau kita asumsikan 30 persen dari 100 ribu, jadi 30 ribu. Hari ini maksimal 30 ribu (pengunjung). Bahwa pengunjung wajib memenuhi prokes ya utama, memakai masker, menjaga jarak, lalu mencuci tangan, itu tiga hal penting. Kemarin pengunjung yang datang ke Ragunan adalah yang ber KTP DKI Jakarta," katanya.

Sementara itu, berdasar pantauan petugas keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dishubtrans DKI Jakarta bersiaga guna mengantisipasi kerumunan. Para pengunjung diminta mencuci tangan dan dicek suhunya sebelum masuk. Namun, tak bisa dipungkiri masih ada saja warga yang membandel.

Dalam beberapa kesempatan, didapati warga membuka maskernya sampai-sampi harus ditegur petugas. Warga juga nampak tidak sepenuhnya menjaga jarak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel