Lebih dari 1 Juta Warga India Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Daurina Lestari, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah India hanya membutuhkan waktu enam hari untuk menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lebih dari satu juta orang. India menyebut program vaksinasi nasional mereka sebagai program vaksinasi terbesar di dunia.

Laporan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan India menyebutkan, jumlah orang yang sudah menerima satu dosis vaksin COVID-19 telah mencapai 1,6 juta orang dalam delapan hari.

"Hingga 24 Januari hingga pukul 08.00, 1.582.201 penerima manfaat telah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Dalam kurun waktu 24 jam, hampir 200 ribu orang divaksinasi di 3.512 sesi. Sebanyak 27.920 sesi telah dilakukan sejauh ini," tulis pernyataan kementerian tersebut, dilansir Independent, Selasa, 26 Januari 2021.

"India hanya membutuhkan enam hari untuk meluncurkan satu juta dosis vaksin. Jumlah ini lebih tinggi dari negara-negara seperti Amerika Serikat dan Inggris," lanjut pernyataan itu.

Baca juga: 149 WNA China Masuk RI pada Masa PPKM, Miliki Izin Tinggal Terbatas

India memulai kampanye vaksinasi pada 16 Januari, menargetkan 300 juta pekerja kesehatan dan pekerja garis depan. Pada fase berikutnya, mereka akan menginokulasi 270 juta lansia dan orang usia rentan.

Meski berhasil mencapai target satu juta orang dalam waktu kurang dari seminggu, India bersiap menghadapi tantangan untuk menyediakan vaksin untuk area yang sulit dijangkau, sebelum fase yang jauh lebih besar diluncurkan.

"Masalahnya akan dimulai dari tahap ketiga, ketika menyuntikkan untuk masyarakat. Itu akan menjadi tantangan," kata seorang pejabat distrik di kota terpencil Koraput, Madhusudan Mishra.

Dua kandidat vaksin telah menerima persetujuan di negara tersebut termasuk vaksin Oxford-AstraZeneca yang diproduksi secara lokal dengan nama merek 'Covishield', oleh Serum Institute of India selaku produsen vaksin terbesar di dunia.