Lebih dari seribu peserta ikuti lomba "Kota Kediri Berlari"

Sebanyak 1.143 peserta mengikuti lomba lari bertajuk "Kota Kediri Berlari" 2022 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur di area Goa Selomangleng, Kediri, Minggu.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan peserta lomba tidak hanya berasal dari Kediri tetapi juga berbagai daerah di Indonesia.

"Kediri Berlari ini juga diikuti dari berbagai kota, bahkan saya dengar ada yang dari luar Jawa seperti Aceh dan Balikpapan. Mudah mudahan tidak mengecewakan datang ke sini," kata Wali Kota di Kediri, Minggu.

Abdullah berterimakasih atas keikutsertaan para peserta dalam ajang lari ini. Lomba lari sepanjang 5 kilometer dengan mengambil start dan finish di Goa Selomangleng, Kediri.

"Terima kasih atas kedatangan para pelari ini di Kota Kediri mengikuti 'Kota Kediri Berlari'. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi lomba lari di Kota Kediri dan semakin rutin lagi. Dan hadiahnya semakin besar. Mudah mudahan acara ini terus bisa diadakan dan menjadi agenda rutin," kata dia.

Wali Kota menambahkan,sejak awal diselenggarakan kegiatan ini telah mendapat sambutan antusias tinggi dari masyarakat untuk berpartisipasi. Hal itu terjadi salah satu sebabnya adalah berlari merupakan sebuah lifestyle, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Untuk itu, Kota Kediri mengadakan kegiatan lomba lari seperti ini.

"Lomba lari di Kediri ini mulai dari awal dulu ada Kediri 'Colour Run' dan juga ada banyak di Kediri itu kelompok-kelompok berlari, maka dari itu kita buat 'Kota Kediri Berlari' ini. Sambil kami lihat ada perubahan apa yang akan terjadi. Hal itu bisa dilihat dari apakah banyak atlet yang ikut acara ini, lalu juga seberapa banyak warga Kediri yang antusias ikut event berlari ini," ujar Mas Abu, sapaan akrabnya.

Wali Kota juga juga berharap ke depan Kediri Berlari bisa menjadi acara yang lebih besar, dengan rute yang berbeda, dan menarik banyak pelari dari luar Kota Kediri yang ikut dalam lomba.

Baca juga: Lomba lari Sangi Run peringati Sangiran sebagai Warisan Dunia

Para peserta seluruhnya berkumpul di area Goa Selomangleng, Kediri, sebagai lokasi start lomba lari itu. Setelah melewati rute panjang dan medan yang tidak datar, panitia penyelenggara mengumumkan para pemenang tiap kategori.

Untuk pemenang kategori umum putra, juara pertama diraih Atjong Tio dengan waktu tercepat yaitu 20 menit 24 detik, juara dua diraih Ardi Wirayuda, dan juara ketiga diraih oleh Kunala.

Pemenang kategori umum putri, juara pertama diraih Titik Rahayu, juara dua dan tiga masing-masing diraih Zidan Bariqli, dan Lina Sulistiyani.

Sementara itu untuk kategori pelajar putra, juara pertama diraih Anggasta, juara dua diraih Mohammad Panji dan juara tiga diraih Aria Satya.

Untuk kategori pelajar putri, juara pertama diraih Mitha, juara dua diraih Cantika Pramesti dan juara tiga diraih Kayla Belvania.

Kayla Belvania, peraih juara tiga pada kategori pelajar putri ini mengaku senang bisa berpartisipasi dan meraih juara. Kayla yang masih duduk di kelas tiga sekolah dasar ini mampu mengalahkan pelajar dengan tingkatan lebih tinggi seperti SMP dan SMA.

Kayla mengaku dirinya rajin berlatih dan makan makanan bergizi seperti sayuran. Kayla juga mengatakan mulai berlatih lari saat usianya delapan tahun dan baru dua kali mengikuti lomba lari seperti ini.

"Senang bisa ikut lomba lari," kata Kayla. (*)

Baca juga: BFI Run 2022 kebali digelar pada 14 Agustus di BSD City
Baca juga: Pemkot Magelang luncurkan lomba lari "Magelang 10K"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel