Lebih Kurus, Penampilan Terbaru Kim Jong Un Bikin Pangling

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada penampilan baru dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Dari foto-foto terbaru pada pertemuan Partai Buruh pada hari Selasa, 15 Juni 2021 di Pyongyang, Kim Jong Un yang terkenal tertutup dan gemuk, kini tampak lebih ramping dari sebelumnya.

Dilansir NYP, Kim yang berusia 37 tahun ini, memiliki wajah yang terlihat lebih kurus dan tali jam tangan mewahnya lebih ketat. Beberapa pengamat memperkirakan bahwa Kim mungkin telah kehilangan berat badan sekitar 10-20 kilogram (22-44 pon).

Sebelumnya, Kim, yang tingginya sekitar 160 cm memiliki berat badan 308 pon atau sekitar 140 kg

Muncul spekulasi tentang penurunan berat badan ini, sebagai tanda-tanda kesehatan pemimpin Korut itu yang memburuk.

Kim memang dikenal sebagai peminum berat dan merokok, berasal dari keluarga dengan riwayat masalah jantung. Ayah dan kakeknya meninggal karena masalah jantung.

Ada juga spekulasi bahwa ia menderita diabetes dan tekanan darah tinggi. Para ahli mengatakan berat badannya bisa meningkatkan kemungkinan penyakit kardiovaskular.

Seperti diketahui, isu kesehatan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah lama menjadi daya tarik negara-negara yang menjadi rivalnya, seperti Korea Selatan, AS dan Jepang.

Penurunan berat badan Kim tampaknya lebih merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatannya, daripada tanda penyakit, menurut Hong Min, seorang analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional Seoul.

"Jika dia mengalami masalah kesehatan, dia tidak akan keluar di depan umum untuk mengadakan rapat pleno Komite Sentral Partai Buruh," kata Hong.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan tidak memiliki informasi apapun terkait kondisi kesehatan Kim.

Penampilannya yang lebih ramping telah menjadi fokus perhatian di Korea Selatan, dengan media menerbitkan foto penampilannya sebelumnya dan saat ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel