Lebih Murah, Cek Harga Emas Terbaru di Pegadaian pada Awal Mei 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) ikut menawarkan jasa jual beli emas selain jasa gadai. Harga emas di BUMN ini berubah mengikuti gerak pasar setiap harinya.

Ada beberapa jenis emas yang dijual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Mulai dari emas Antam, Retro hingga UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Pada Sabtu, 1 Mei 2021, harga beberapa jenis produk emas di Pegadaian terpantau turun. Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero):

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 535.000

- 1 gram = Rp 963.000

- 2 gram = Rp 1.863.000

- 3 gram = Rp 2.767.000

- 5 gram = Rp 4.577.000

- 10 gram = Rp 9.095.000

- 25 gram = Rp 22.606.000

- 50 gram = Rp 45.128.000

- 100 gram = Rp 90.175.000

- 250 gram = Rp 225.159.000

- 500 gram = Rp 450.097.000

- 1000 gram = Rp 900.152.000

Harga Emas Antam Retro

- 0, 5 gram = Rp 451.000

- 1 gram = Rp 902.000

- 2 gram = Rp 1.804.000

- 3 gram = Rp 2.706.000

- 5 gram = Rp 4.510.000

- 10 gram = Rp 9.019.000

- 25 gram = Rp 22.548.000

- 50 gram = Rp 45.095.000

- 100 gram = Rp 90.189.000

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 607.000

- 1,0 gram = Rp 1.120.000

- 8,0 gram = Rp 8.450.000

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 491.000

- 1 gram = Rp 921.000

- 2 gram = Rp 1.827.000

- 5 gram = Rp 4.515.000

- 10 gram = Rp 8.981.000

- 25 gram = Rp 22.405.000

- 50 gram = Rp 44.717.000

- 100 gram = Rp 89.398.000

- 250 gram = Rp 223.428.000

- 500 gram = Rp 446.330.000

- 1000 gram = Rp 891.694.000

Harga Emas Turun Tipis Akibat Menguatnya Data Ekonomi AS

Petugas menunjukkan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 666 ribu per gram pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas menunjukkan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 666 ribu per gram pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas turun pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta) dan menjadi pekan terburuk dalam sebulan.

Penurunan harga emas ini karena imbal hasil Treasury AS naik akibat data ekonomi yang kuat dan merusak daya tarik terhadap logam mulia. Sementara harga paladium keluar dari rekor tertinggi yang ditandai di sesi sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (1/5/2021), harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.770,41 per ounce. Dalam sepekan, harga emas telah turun 0,3 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS stabil di USD 1.767 per ounce.

Meskipun terjadi penurunan, harga emas batangan siap untuk kenaikan bulanan pertama pada tahun ini.

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS dipercepat pada kuartal I karena stimulus fiskal memicu belanja konsumen.

"Rangkaian data ekonomi AS yang kuat secara berturut-turut ini membebani emas," kata Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management.

Dia menambahkan, orang lebih suka membukukan keuntungan pada akhir bulan setelah kenaikan yang layak dalam emas.

"Harga emas masih tetap dalam penawaran, itu tidak kuat saat ini, karena penyeimbangan kembali akhir bulan," ungkap dia.

Tolok ukur imbal hasil Treasury AS 10-tahun melayang mendekati tertinggi dalam lebih dari dua minggu, meningkatkan biaya peluang untuk pemegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Awal pekan ini, The Fed menahan suku bunga dan program pembelian obligasi dengan stabil.

"Kekuatan berkelanjutan dalam data domestik akan mengarah pada perubahan bertahap dalam panduan Fed selama beberapa bulan mendatang," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

UBS memperkirakan harga emas batangan turun menjadi USD 1.600 per ons pada akhir tahun.

Sementara itu, harga Palladium naik 0,2 persen menjadi USD 2.958,19 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di USD 2.981,99 pada hari Kamis.

Harga palladium membukukan keuntungan mingguan dan bulanan ketiga berturut-turut juga.

Selain harga emas, harga perak turun 0,6 persen menjadi USD 25,92 per ons, meskipun siap untuk kenaikan bulanan lebih dari 6 persen, dan menjadi yang terbesar sejak Desember 2020 lalu. Sedangkan harga Platinum naik 0,3 persen menjadi USD 1.201,69.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: