Lebih Setengah Juta Warga Malang Dicatat Akan Disuntik Vaksin COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota Malang telah mendata warganya yang akan mengikuti program vaksinasi COVID-19. Pada tahap awal 12 ribu orang dengan prioritas tenaga kesehatan. Sedangkan secara keseluruhan hingga tahap empat sebanyak 571 ribu warga Kota Malang terdata dalam program vaksinasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Sri Winarni mengatakan, sesuai persyaratan usia dalam rentang 18 hingga 59 tahun, ada 571 ribu jiwa yang memenuhi kriteria itu. Sebanyak itulah warga Kota Malang yang akan disuntik vaksin COVID-19.

"Kemarin saya sampaikan ini kan vaksin yang sudah ke Indonesia adalah vaksin [buatan perusahaan biofarmasi] Sinovac. Itu persyaratannya adalah penduduk atau orang yang berumur di 18 hingga 59 tahun. Nah, datanya warga Kota Malang yang ada di Dinas Kependudukan yang berusia itu (sesuai syarat) ada 571 ribu jiwa," kata Sri, Rabu, 13 Januari 2020.

Baca: Apa Perbedaan Vaksin China Sinovac dan Sinopharm serta Merek Lain?

Data yang tercatat di Dinas Kependudukan akan diselaraskan dengan data BPJS Kesehatan di Kota Malang. Setelah itu, warga Kota Malang yang masuk program vaksinasi akan mendapatkan pesan singkat dari Dinas Kesehatan setempat.

Secara simbolis di Kota Malang akan dilakukan penyuntikan vaksin kepada 10 orang, yang terdiri dari pejabat publik seperti ketua DPRD Kota Malang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan selebriti media sosial alias influencer.

Dalam program vaksinasi COVID-19 di Kota Malang, Dinas Kesehatan telah menunjuk 76 tempat fasilitas layanan kesehatan sebagai tempat vaksinasi. Di tempat-tempat itulah masyarakat Kota Malang akan disuntik vaksin COVID-19.