Lebih Suka Jalan Kaki, Anak Muda di Jepang Ogah Beli Mobil

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Agaknya masyarakat Jepang memang berbeda dengan Indonesia, terutama anak muda di sana. Jepang merupakan sentra industri kendaraan bermotor di dunia, bahkan Toyota yang adalah pabrikan otomotif terbesar di dunia ada di Jepang.

Sayang, penjualan dalam negeri justru tidak selaris dengan penjualan global mereka. Ya, seperti yang kamu lihat di film-film khas negara Jepang, anak muda di sana lebih suka jalan kaki.

Fenomena ini dikenal sebagai Kuruma Banare yang diartikan secara sederhana oleh Japantimes di tahun 2008, adalah demotorisasi. Kuruma Banare menganggap mobil atau kendaraan bermotof tidak bisa dijadikan simbol status seseorang, sehingga banyak dari masyarakat Jepang yang merasa bahwa membeli mobil adalah sesuatu yang sia-sia.

Fenomena mengejutkan dari anak muda di Jepang

Ilustrasi masyarakat Jepang yang lebih suka jalan kaki. Sumber foto: unsplash.com/Erik Eastman.
Ilustrasi masyarakat Jepang yang lebih suka jalan kaki. Sumber foto: unsplash.com/Erik Eastman.

Hal ini juga ditegaskan oleh Green Car Congress, menurut mereka, fenomena ini justru membuat Jepang menjadi negara maju pertama di mana masyarakat yang memiliki mobil justru menyusut. Straitstimes juga melansir laporan survei dari asuransi mobil Sony Sompo yang melihat bahwa generasi Kuruma Banare tak merasa memiliki kepentingan untuk membeli mobil pribadi, di tengah angkutan umum mereka yang semakin baik.

Tidak sedikit juga yang berpikiran tidak ingin merusak lingkungan, jika mereka membeli mobil. Ini adalah kesadaran yang jarang sekali ditemui. Bagaimana menurutmu?

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women