LeBron James 'bully' habis-habisan Donald Trump

Bayu Kuncahyo
·Bacaan 2 menit

Hari kelima penghitungan suara Pemilu Amerika Serikat 2020 akhirnya menghasilkan muntahan emosi yang sudah lama dipendam pebasket Los Angeles Lakers LeBron James.

Deklarasi jaringan-jaringan televisi dan media AS bahwa Joe Biden dan Kamala Harris telah memenangkan Pilpres AS, menjadi awal untuk keluarnya semburan cuitan kejam James terhadap petahana Presiden Donald Trump.

Juara NBA empat kali itu tak membuang kesempatan untuk menghina habis-habisan Donald Trump, tulis redaksi olahraga Yahoo dalam lamannya.

Baca juga: LeBron James, Megan Rapinoe, atlet AS sambut kemenangan Biden
Baca juga: Atlet dan aktivisme


Associated Press menyimpulkan Joe Biden pemenang Pilpres 2020 setelah keunggulan Biden di Pennsylvania sudah tak mungkin lagi terkejar.


Segera setelah kabar itu James tumpah ke Twitter dengan mengirimkan dua meme kocak dan nyelekit, termasuk mem-photoshop foto ikoniknya saat final NBA 2016 ketika dia sukses memblok lemparan Andre Iguodala sehingga tidak masuk keranjang.

Foto itu dia ganti dengan wajah Biden untuk dirinya, sedangkan wajah Iguodala dia gantikan dengan wajah Trump.

James juga mencuitkan satu meme lagi yang menunjukkan foto dirinya tengah menghisap cerutu dengan nikmat karena telah menjadi juara NBA.

Baca juga: Joe Biden menang pilpres AS di tengah bangsa yang terpecah

Dia menuliskan tagar "More Than A Vote" di atas meme itu.

"More Than A Vote" itu sendiri adalah prakarsa dia untuk memajukan komunitas kulit hitam dan memerangi intimidasi di bilik suara.

Kedua meme ini dia posting beberapa hari setelah para pendukung Donald Trump mengatai dia "payah" dalam sebuah kampanye.

Tak berhenti di situ, James juga menshare cuitan sutradara peraih Oscar, Ava Duvernay yang mencatut kalimat terkenal sang presiden dari acara realitas televisinya sebelum dia menjadi presiden.

Baca juga: Atlet-atlet putri AS bangga punya wapres perempuan pertama

Meme itu memuat Trump mengucapkan "You're Fire" alias "Kamu dipecat"