Leclerc mengeluh Ferrari kurang bertenaga pada kualifikasi GP Meksiko

Charles Leclerc mengeluhkan hilangnya tenaga optimal mobil Ferrarinya saat ia kewalahan mengeluarkan performa terbaiknya pada babak kualifikasi Grand Prix Meksiko, Sabtu waktu setempat.

Sang pebalap Monako, yang telah mendapat sembilan pole pada musim ini, akan start dari P7 di belakang dua mobil Red Bull, dua Mercedes, rekan satu tim di Ferrari Carlos Sainz, dan mobil Alfa Romeo Valtteri Bottas.

Leclerc membuat mekanik Ferrari kerja lembur memperbaiki mobilnya pada Jumat malam setelah ia mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas kedua.

Namun, pada kualifikasi ia mendapati masalah mesin dan meminta Ferrari melakukan investigasi.

"Kami harus meninjaunya," kata Leclerc dikutip AFP. "Saya kehilangan cukup banyak waktu pada lintasan lurus saat kualifikasi... FP3 tidak terlalu bagus, jadi kami harus melihatnya kembali.

Baca juga: Verstappen kalahkan duet Mercedes untuk pole GP Meksiko

"Kami mendapat cukup banyak masalah dengan mesin hari ini untuk alasan tertentu dan saya sangat kesulitan mengendarai mobil pada tikungan dengan kecepatan tinggi dan mobil ini benar-benar tidak merespons apa yang saya lakukan dengan pedal gasnya.

"Kemudian di lintasan lurus, kami sangat lamban."

Leclerc mengira kesulitan yang ia alami bukan karena lokasi balapan yang berada pada ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut. Ia juga pesimistis terhadap peluangnya pada balapan nanti.

"Saya benar-benar tidak tahu apa yang bisa saya lakukan," kata Leclerc. "Untuk sekarang, saya harus bicara dengan tim dan melihat apa yang bisa kami lakukan, tapi yang jelas kami tidak bisa banyak mengubahnya jadi saya tidak yakin."

Leclerc pada musim ini menjadi rival utama Max Verstappen sebelum sang pebalap Red Bull mengunci gelar juara dunia untuk kedua kalinya di Suzuka, Jepang.

Baca juga: Red Bull kena denda tujuh juta dolar karena langgar batas bujet F1
Baca juga: Tim rival memandang Red Bull harusnya dapat penalti lebih berat
Baca juga: Hamilton incar kontrak jangka panjang Mercedes untuk terus membalap