Ledakan di Margo City Depok, 4 Orang Terluka

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Depok - Sebuah ledakan terdengar dari pusat perbelanjaan Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/8/2021) sore. Empat orang dilaporkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit akibat insiden yang membuat sebagian gedung mal hancur.

Namun Kapolsek Beji, Kompol Agus Khoeron menepis kabar adanya ledakan di Margo City. Menurut dia, bunyi nyaring itu berasal dari plafon yang jatuh.

"Itu plafon jatuh, tidak ada ledakan," katanya saat dihubungi, Sabtu.

Agus menyebut, empat orang terluka dalam inisiden itu. Ia mengatakan, sebagian di antaranya akibat tertimpa reruntuhan material.

"Korban jiwa enggak ada, tapi luka-luka ada, ini lagi dicek luka ringan atau sedang," ucap dia.

Agus mengatakan, seluruh korban luka sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. "Kita cek semuanya di rumah sakit. Data di kami empat orang," ujar dia.

Ledakan di Margo City

Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)
Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)

Sebelumnya diberitakan, sebuah ledakan terjadi di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu (21/8/2021) sore.

Peristiwa tersebut terekam kamera ponsel warga dan tersebar di media sosial, salah satunya diunggah saluran Youtube, Viralin Aja.

"Ada kejadian di Margo City meledak," kata perekam video.

Kasubag Humas Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi mengatakan, anggota sudah turun ke lapangan untuk mengecek kejadian yang sebenarnya. Supriyadi belum bersedia berkomentar lebih jauh terkait kejadian itu.

"Anggota masih di TKP, kami belum tahu. Kita tunggu anggota di TKP dulu," kata dia saat dihubungi, Sabtu (21/8/2021).

Berdasarkan video yang beredar, terlihat asap membumbung di bangunan bagian belakang Margo City. Beberapa benda terlihat berserakan di antara kendaraan yang terparkir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel