Lee Jung Jae Absen di Golden Globe Awards 2022 Walau Masuk Nominasi, di Tengah Boikot Netflix

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Seoul - Drama Korea fenomenal Squid Game yang dibintangi Lee Jung Jae, dapat tiga nominasi di ajang Golden Globe Awards 2022. Sang aktor utama sendiri dinominasikan untuk kategori Aktor dengan Penampilan Tebaik di Serial TV - Drama.

Namun Lee Jung Jae memastikan bahwa dirinya tak akan hadir di acara yang digelar di Los Angeles, 9 Januari 2022, waktu Amerika Serikat. Hal ini disampaikan lewat pernyataan resmi agensinya, Artist Company.

"Ia sangat bersyukur telah dinominasikan di kategori Aktor Terbaik dalam Golden Globe, tapi ia telah memutuskan untuk tak menghadiri seremoninya," begitu pernyataan agensi, dilansir dari Soompi, Kamis (6/1/2022).

Pandemi Covid-19 dan boikot yang dilakukan Netflix juga disebut dalam pernyataan resmi ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ungkap Alasan

Squid Game. (Park Young Kyu/ Netflix)
Squid Game. (Park Young Kyu/ Netflix)

"Ia mengetahui bahwa Netflix tak ikut berpartisipasi dalam Golden Globes, seperti yang telah dilaporkan secara mendunia. Ia juga membuat keputusan berdasarkan faktor lain seperti Covid-19 dan persyaratan karantina," terang pihak agensi.

Batal ke AS

Lee Jung Jae untuk Gucci. (Instagram/ from_jjlee, foto: Hong Jang Hyun)
Lee Jung Jae untuk Gucci. (Instagram/ from_jjlee, foto: Hong Jang Hyun)

Sebelumnya, Lee Jung Jae dikabarkan memilih untuk menghadiri Critics Choice Awards, yang digelar pada waktu yang sama dengan Golden Globes. Namun ia membatalkan agendanya di Amerika Serikat karena lonjakan kasus Covid-19 di negara ini.

Boikot di Industri Hollywood

Golden Globes. (Jordan Strauss/Invision/AP, File)
Golden Globes. (Jordan Strauss/Invision/AP, File)

Pelaksanaan Golden Globes yang digelar oleh Hollywood Foreign Press Association (HFPA) memang diwarnai kontroversi selama beberapa tahun terakhir. Permasalah terbesarnya, adalah minimnya keberagaman dalam member HFPA, dan adanya tudingan korupsi.

Alhasil, sejumlah studio menyatakan boikot atas ajang ini. Netflix, Amazon, hingga Warner Media, telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam Golden Globes hingga HFPA mereformasi diri.

Kontroversi Minari

Tahun lalu, Golden Globe Awards juga menuai kontroversi, karena Minari dimasukkan di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Padahal film ini diproduksi oleh studio Amerika, dan ditulis dan disutradarai oleh orang Korea - Amerika.

Kala itu, pihak penyelenggara beralasan bahwa lebih dari setengah dialog di film ini tidak berbahasa Inggris.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel